Pandangan Islam Terkait Kematian, Hidup Untuk Mempersiapkan Bekal

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 Maret 2025
Pandangan Islam Terkait Kematian, Hidup Untuk Mempersiapkan Bekal

Tarawih Ramadan. (Foto: MP)

MerahPutih.com - Setelah kehidupan pasti ada kematian. Hidup Yakini untuk memenhuhi keingan dunia. Tapi, juga jalan untuk menyiapkan bekal diri menghadapi takdir kematian.

Berikut ini adalah ceramah yang menyinggung kematian dan bagaimana umat muslim menyikapinya dalam tajuk "mengingat Kematian Untuk Bekal Hadapi Akhirat"

Alhamdulillahilladzi arsala rasulahu bil huda wadinil haqq, liyudzhirahu ’aladdini kullihi, wakafa billahi syahiidaa. Asyhadu alla ilaha illallah. Wa asyhadu anna muhammadarrasulullah. Allahumma shalli ’ala sayyidina muhammadin wa’ala alihi washahbihi ajma’in. Amma ba’du.

Segala puji milik Allah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan hidayah dan Agama yang benar, untuk memenangkannya atas semua agama lainnya, dan cukuplah Allah sebagai saksi.

Baca juga:

Commuter Line Yogyakarta-Palur dan Prameks Berjalan Normal Saat Ramadan, Penumpang Bisa Berbuka Secukupnya di KRL

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah berikan rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad serta kepada keluarga dan sahabatnya, semuanya. Adapun setelahnya.

Dalam Islam, dunia kematian merupakan babak baru yang lebih dekat dekat Tuhan. Setelah kematian masih ada kehidupan di mana pertimbangan amal baik dan buruk dipertanggungjawabkan.

Suatu surah dalam Alquran menyatakan ada yang lebih dekat dari urat nadi yakni kematian. Artinya kematian itu memang sebegitu dekatnya dengan manusia.

Tidak ada manusia yang abadi. Sekalipun manusia itu adalah nabi, orang yang terpilih. Seperti janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa akan merasakan mati.

Lantas seperti apakah sikap kita terhadap kematian? Takut? Tidak tepat. Karena itu menjadi satu jalur takdir maka manusia bertugas melakukan pembekalan yang cukup menhadapi dunia kematian.

Dengan apakah bekal-bekal itu disiapkan? Bukan harta. Bukan jabatan. Bukan pangkat. Bukan popularitas melainkan dengan amal soleh dan amal baik.

Kita gunakan hak Allah SWT "nyawa" yang diberikan kemanusia ini dengan mengumpulkan pahala yang sebanyak-banyaknya. Dengan demikian insya Allah akan timbul dari jiwa kita rasa taqwa kepada Allah.

Wa amaa jaa'lma libasyariminqoblikal khuldi. Afaimmitta fahumulkholidunna kullu nafdi dzaiqotulmaut. Wanablukum bisyirri walkhoirifitnah. Wailainaatirjau'nn

Artinya: Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad); Maka Jikalau kamu mati, Apakah mereka akan kekal? tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.(QS. Al- Anbiyaa: 34-35)

Kaum Muslimiin rahimahullah

Ayat di atas Allah telah memberi pemahaman kepada kita bahwa semua manusia pasti akan mati dan sebelum mati manusia pasti akan diuji dengan berbagai ujian.

Suatu membuat kita tidak senang seperti sakit, kemiskinan dan kematian. Selain itu kita juga diuji dengan kebaikan dan kesenangan, seperti kekayaan, harta yang banyak dan ilmu yang kita miliki.

Maka kita sebagai orang beriman semua hal itu perlu disadari bahwa kehidupan di dunia ini adalah sementara, di akhirat kita akan bertemu dengan kehidupan yang sebenarnya lagi kekal dan abadi selamanya.

Maka marilah sejenak kita buka kembali sejarah kematian Nabi Idris. Nabi Idris: Wahai Malaikat Izroil. Lantas apa maksud kedatangan Engkau kemari? Adakah Engkau ingin mencabut nyawaku?

Malaikat Izroil: Tidak Idris. Saya datang memang untuk mengunjungimu, karena saya rindu dan Allah mengizinkan Saya.

Nabi Idris: Wahai Izrail. Saya punya satu permintaan dan tolong kabulkan. Tolong cabut nyawa Saya. Dan minta izin ke Allah untuk mengembalikan nyawa Saya. Saya hanya ingin merasakan sakaratul maut yang banyak orang katakan sangat dahsyat.

Malaikat Izrail: Sesungguhnya saya tidaklah mencabut nyawa seseorang pun, melainkan hanya dengan izin Allah.
Kemudian Allah mengabulkan permintaan Sang Nabi. Dan Malaikat Izroil pun mencabut nyawa Nabi Idris saat itu juga. Malaikat Izroil menangis melihat sahabatnya merasakan kesakitan. Setelah mati, Allah menghidupkan kembali Nabi Idris.

Setelah hidup Nabi Idris menangis sejadi-jadinya. Dia tidak bisa membayangkan jika manusia-manusia lain mengalami sakaratul maut dengan kedahsyatan yang sama. Bahkan rasulullah pernah menyebutkan : “Sakitnya sakaratul maut itu, seperti tiga ratus kali sakitnya tusukan pedang”. (HR. Ibnu Abu Dunya).

Maka sudah seharusnya kita memperbanyak mengingat mati, agar kita selalu berhati-hati hidup dipermukaan bumi ini. Dan dengan mengingat mati seorang pasti akan mengakhiri perbuatan maksiatnya kepada Allah. Serta lebih giat bertaubat menuju ampunannya. (Tka)

#Tausiah #Iqra #Info Ramadhan
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Gelombang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menggema. Malam puncak 25 Agustus bukan sekadar ritual, melainkan momentum spiritual umat Islam.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Mulai 1 Juli, Rombongan Umrah Melalui Bandara Soetta Harus Lewat Terminal 2F
Bandara Soetta mulai 1 Juli 2026 memusatkan keberangkatan jamaah umrah melalui Terminal 2F dengan fasilitas khusus, termasuk ruang tunggu 3.000 orang dan masjid 1.000 jamaah.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
Mulai 1 Juli, Rombongan Umrah Melalui Bandara Soetta Harus Lewat Terminal 2F
Bogor Bakal Punya Embarkasi Haji Sendiri, 7 Lantai Bentuknya Mirip Zamzam Tower
Warga Bogor bakal memiliki embarkasi haji sendiri tidak lagi bergabung di Pondok Gede Jakarta. Embarkasi yang dibangun di kawasan Stadion Pakansari itu rencana memiliki tujuh lantai dengan konsep mirip Zamzam Tower.
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
Bogor Bakal Punya Embarkasi Haji Sendiri, 7 Lantai Bentuknya Mirip Zamzam Tower
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Berlanjut, 79 Ribu Orang Sudah Tinggalkan Arab Saudi
Pemulangan jemaah Haji 2026 kini masih berlanjut. Sebanyak 79 ribu orang sudah meninggalkan Arab Saudi.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Berlanjut, 79 Ribu Orang Sudah Tinggalkan Arab Saudi
Evaluasi Haji 2026, Pakar: Negara Harus Jadi Pembela Jamaah, Bukan Vendor
Pakar kebijakan publik Achmad Nur Hidayat menilai penyelenggaraan Haji 2026 masih menyisakan masalah layanan dasar.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Evaluasi Haji 2026, Pakar: Negara Harus Jadi Pembela Jamaah, Bukan Vendor
10 Rekomendasi Ucapan Selamat Idul Adha, Simpel tapi Menyentuh
10 ucapan Idul Adha simpel, singkat, dan menyentuh hati yang bisa dibagikan untuk mempererat silaturahmi.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
10 Rekomendasi Ucapan Selamat Idul Adha, Simpel tapi Menyentuh
Tata Cara dan Niat Salat Idul Adha 2026, Lengkap dengan Waktu Pelaksanaannya
Waktu pelaksanaan salat Idul Adha dimulai sejak matahari terbit hingga sebelum tergelincir.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Tata Cara dan Niat Salat Idul Adha 2026, Lengkap dengan Waktu Pelaksanaannya
Masuk Jalur Mina-Jamarat, Jalan Kaki Puluhan KM Tantangan Fisik Terberat Jamaah Haji
Jamaah haji Indonesia diimbau menjaga stamina menghadapi jalur Mina menuju Jamarat yang bisa mencapai puluhan kilometer.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Masuk Jalur Mina-Jamarat, Jalan Kaki Puluhan KM Tantangan Fisik Terberat Jamaah Haji
Satgas Haji Polri Gagalkan Keberangkatan 32 Calon Jemaah Haji Ilegal di Bandara Soetta
Sebanyak 32 calon jemaah haji ilegal ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta. Polisi mengamankan paspor dan visa.
Soffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
Satgas Haji Polri Gagalkan Keberangkatan 32 Calon Jemaah Haji Ilegal di Bandara Soetta
Menolak Mainstream! Penjual Hewan Kurban di Depok ini Sulap SPG Jadi Pramugari Timur Tengah
Mall hewan kurban Haji Doni menarik perhatian. Sebab, ia menyulap SPG menjadi pramugari Timur Tengah. Konsep ini pun menarik banyak pengunjung yang datang.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Menolak Mainstream! Penjual Hewan Kurban di Depok ini Sulap SPG Jadi Pramugari Timur Tengah
Bagikan