Tiba Tanah Air, Jamaah Haji Kloter Perdana Embarkasi Solo Sujud Syukur di Lintasan Pesawat
Jamaah haji Kloter perdana Embarkasi Solo sujud syukur setibanya di Tanah Air, Jumat (13/6). (Merahputih.com/Ismail)
MerahPutih.com - Tangis haru campur bahagia tak bisa dibendung jemaah haji kloter perdana Embarkasi Solo setibanya di tanah air, Jumat (13/6).
Kepulangan jamaah haji ini menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 6401 itu mendarat tepat pada pukul 09.00 WIB.
Begitu turun dari pesawat tak sedikit para jemaah haji langsung sujud syukur di landasan parkir pesawat.
Bahkan ada jemaah haji hingga menangis tersedu-sedu, karena bisa menunaikan ibadah haji dengan lancar dan selamat.
Ada pula jemaah haji pun tak henti-henti mengucapkan syukur, bisa pergi haji dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.
Baca juga:
Fase Pemulangan Haji Dimulai, DPR Minta Kemenkes Awasi Kesehatan Jemaah
"Alhamdulillah saya bersyukur sekali bisa kembali pulang selamat. Penantian 12 tahun untuk haji terbayar, semoga jadi haji mabrur,” ujar Tumiyah salah satu jemaah haji asal Purbalingga.
Dia pun mengaku bersyukur, masih diberikan kesempatan untuk menyempurnakan rukun Islam.
Senada juga diungkapkan, Sri Indah Indriati jemaah haji lainnya. Dia mengatakan selama haji mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas, baginya makanan yang diberikan selama di tanah suci juga nikmat.
"Alhamdulillah senang banget, mohon doanya saya bisa (menjadi haji) mabrur," kata jemaah lainnya Abdul Sobir.
Baca juga:
Banyak Jemaah Haji Indonesia Tak Dapat Makanan, Pengelola Rogoh Kocek Rp 6,5 Miliar untuk Ganti Rugi
Humas PPIH Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi mengatakan pesawat Kloter 1 ini membawa 358 jemaah dari Kabupaten Purbalingga.
Ada selisih dua jemaah dibandingkan saat berangkat ke Tanah Suci lalu, sejumlah 360 orang. Untuk komposisi jumlah jemaah, posisi landing ini ada 358 jemaah.
“Ada mutasi dua jemaah yang karena sakit sehingga pada saat awal berangkat 360, ini kembali ke tanah air 358 dengan catatan 2 mutasi keluar karena sakit. Masih dirawat di Makkah," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Tradisi Ziarah Kubro di Kota Palembang, Acara Menyambut Ramadan
DPR Cecar Dewas BPKH Soal Transparansi Uang Jemaah, Nasib Uang Haji di Ujung Tanduk?
Jangan Ada Lagi Mau Lebaran Harga Cabai-Daging Mahal di Jakarta, DPRD Kebut Perda Baru
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Patuhi Putusan PN Solo, Dukcapil Solo Proses Perubahan Nama Purboyo
Baratan: Tradisi Unik Nisfu Sya'ban di Jepara Sebagai Simbol Keselamatan Menjelang Bulan Suci Ramadan
Nisfu Syaban 1447 Hijriah Jatuh 3 Februari 2026, Momentum Emas Raih Syafaat Nabi Muhammad
Ramadan makin Dekat, jangan Lupa Ganti Puasa yang Terutang
DPR Ingatkan Risiko Visa Haji Ilegal, jangan Pertaruhkan Nyawa demi Berangkat Cepat
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien