Pakai Obat Tetes Mata Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Pakai Obat Tetes Mata Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama

Hukum memakai obat tetes mata saat puasa. (foto: unsplash/towfiqu barbhuiya)

MerahPutih.com - Saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Namun, dalam praktik sehari-hari sering muncul berbagai pertanyaan terkait aktivitas yang dilakukan saat berpuasa. Salah satu yang kerap dipertanyakan adalah apakah penggunaan obat tetes mata dapat membatalkan puasa.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa memakai obat tetes mata tidak membatalkan puasa. Hal ini karena mata tidak termasuk jalur utama yang lazim digunakan untuk memasukkan sesuatu ke dalam tubuh, seperti mulut atau hidung.

Pendapat ini dijelaskan oleh ulama fikih Muhammad bin Ahmad al-Ramli dalam kitab Ghayatul Bayan. Dalam kitab tersebut disebutkan:

وَلَا يَضُرُّ الْاِكْتِحَالُ وَإِنْ وُجِدَ طُعْمُ الْكُحْلِ بِحَلْقِهِ لِأَنَّهُ لَا مَنْفَذَ مِنَ الْعَيْنِ إِلَى الْحَلْقِ وَإِنَّمَا الْوَاصِلُ إِلَيْهِ مِنَ الْمَسَامِ

Artinya:

“Tidak bermasalah memakai celak mata, meski ditemukan rasanya di tenggorokan, sebab tidak ada akses langsung dari mata ke tenggorokan. Yang sampai ke tenggorokan hanyalah melalui pori-pori.” (Ghayatul Bayan, hlm. 156).

Baca juga:

Pakai Inhaler saat Puasa, Batal atau Tidak? Simak Penjelasan Ulama

Tidak Sahur karena Kesiangan, Apakah Puasa Batal?

Air Hujan Masuk ke Mulut Saat Puasa, Batal atau Tidak? Ini Penjelasannya

Dalam kajian fikih, sesuatu dinilai dapat membatalkan puasa apabila masuk ke dalam tubuh melalui rongga terbuka seperti mulut atau hidung hingga mencapai tenggorokan atau lambung dengan sengaja.

Sementara itu, obat tetes mata digunakan pada organ luar dan tidak dimaksudkan sebagai jalur konsumsi makanan atau minuman.

Secara medis memang terdapat saluran kecil yang menghubungkan mata dengan rongga hidung. Namun cairan yang masuk melalui saluran tersebut jumlahnya sangat kecil dan tidak termasuk aktivitas makan atau minum.

Karena itu, para ulama umumnya berpendapat bahwa penggunaan obat tetes mata tidak membatalkan puasa.

Meski demikian, bagi orang yang merasa ragu atau khawatir, penggunaan obat tetes mata dapat dilakukan setelah waktu berbuka sebagai bentuk kehati-hatian. (Far)

#Puasa #Puasa Ramadan #Ulama #Tausiah
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan, ini Penjelasan Ulama
Seseorang yang masih memiliki utang puasa Ramadan sebaiknya mendahulukan puasa wajib.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan, ini Penjelasan Ulama
Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar Menurut Hadis Nabi, Salah Satunya Matahari Terbit Tanpa Sinar Menyilaukan
Simak tanda-tanda malam Lailatul Qadar menurut hadis Nabi Muhammad SAW, mulai dari matahari terbit tanpa sinar menyilaukan hingga malam yang terasa sejuk.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar Menurut Hadis Nabi, Salah Satunya Matahari Terbit Tanpa Sinar Menyilaukan
Doa Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan Nabi Muhammad: Arab, Latin, dan Artinya
Simak doa malam Lailatul Qadar yang diajarkan Nabi Muhammad kepada Aisyah. Arab, latin, arti, serta amalan yang dianjurkan pada 10 malam terakhir Ramadan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Doa Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan Nabi Muhammad: Arab, Latin, dan Artinya
Hukum Menghisap Vape saat Puasa Ramadan, Ini Penjelasan Fiqih yang Perlu Diketahui
Banyak yang bertanya apakah vape membatalkan puasa Ramadan. Simak penjelasan ulama, dalil fiqih, dan alasan mengapa menghisap vape saat puasa dihukumi membatalkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Hukum Menghisap Vape saat Puasa Ramadan, Ini Penjelasan Fiqih yang Perlu Diketahui
Hari Ini Puasa ke Berapa? 8 Maret 2026 Masuk Hari ke-18 Ramadan 1447 H
Hari ini puasa ke berapa? Minggu 8 Maret 2026 merupakan puasa ke-18 Ramadan 1447 H menurut penetapan Kementerian Agama Republik Indonesia. Simak juga jadwal imsakiyah hingga akhir Ramadan
ImanK - Minggu, 08 Maret 2026
Hari Ini Puasa ke Berapa? 8 Maret 2026 Masuk Hari ke-18 Ramadan 1447 H
Amalan Penting yang Dianjurkan saat Ramadan, Perbanyak Doa dan Istigfar
Dua amalan ini sangat dianjurkan saat menyambut Ramadan. Hal itu menjadi kesiapan spritiual yang matang.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Amalan Penting yang Dianjurkan saat Ramadan, Perbanyak Doa dan Istigfar
Tak Mampu Bayar Sekaligus, Bolehkah Fidyah Dicicil? Ini Penjelasan Ulama
Apa itu fidyah dan bolehkah dibayar secara dicicil? Simak penjelasan lengkap tentang hukum fidyah, dalil Al-Qur’an, dan pendapat ulama terkait kewajiban ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Tak Mampu Bayar Sekaligus, Bolehkah Fidyah Dicicil? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Puasa bagi Orang Sakit Menurut Islam, Kapan Boleh Tidak Berpuasa?
Bagaimana hukum puasa bagi orang sakit dalam Islam? Simak penjelasan berdasarkan Al-Qur’an tentang kapan boleh berbuka, qadha puasa, hingga kewajiban fidyah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Hukum Puasa bagi Orang Sakit Menurut Islam, Kapan Boleh Tidak Berpuasa?
Bermain Game Seharian saat Puasa Ramadan, Batal atau Tidak?
Apakah puasa sambil main game seharian bisa membatalkan? Era digital ini menimbulkan pertanyaan baru soal hukum bermain game saat puasa.
Soffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Bermain Game Seharian saat Puasa Ramadan, Batal atau Tidak?
Cara Mudah Bebas dari Ancaman Dehidrasi Kulit Saat Puasa
Masalah dehidrasi kerap terjadi selama bulan Ramadan karena cairan yang masuk ke dalam tubuh jauh berkurang saat menjalani puasa.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Maret 2026
Cara Mudah Bebas dari Ancaman Dehidrasi Kulit Saat Puasa
Bagikan