Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar Menurut Hadis Nabi, Salah Satunya Matahari Terbit Tanpa Sinar Menyilaukan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar Menurut Hadis Nabi, Salah Satunya Matahari Terbit Tanpa Sinar Menyilaukan

Ilustrasi malam. Foto Freepik

MerahPutih.com - Malam Lailatul Qadar menjadi salah satu momen yang paling dinantikan umat Islam pada bulan Ramadan. Malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan ini diyakini penuh dengan keberkahan serta ampunan dari Allah SWT.

Banyak umat Muslim berusaha meraih keutamaan malam tersebut dengan memperbanyak ibadah, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Upaya mengejar malam Lailatul Qadar dilakukan dengan meningkatkan ibadah wajib maupun sunnah selain puasa Ramadan.

Dalam sejumlah hadis, Nabi Muhammad SAW juga menjelaskan beberapa tanda yang berkaitan dengan malam Lailatul Qadar. Berikut penjelasannya:

Baca juga:

Tanda Seseorang Mendapatkan Berkahnya Lailatul Qadar

Matahari Terbit Tanpa Sinar Menyilaukan

Salah satu tanda yang disebutkan dalam hadis adalah kondisi matahari pada pagi hari setelah malam Lailatul Qadar.

Dari Ubay bin Ka'ab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

هِىَ اللَّيْلَةُ الَّتِى أَمَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِقِيَامِهَا هِىَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِى صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شُعَاعَ لَهَا

“Malam itu adalah malam yang diperintahkan Rasulullah SAW kepada kami untuk menghidupkannya dengan ibadah, yaitu malam ke-27 (Ramadan). Tanda-tandanya adalah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru.”
(HR. Muslim no. 762)

Hadis ini menjelaskan bahwa pada pagi hari setelah Lailatul Qadar, matahari tampak terbit dengan cahaya yang lembut dan tidak menyilaukan.

Malam yang Sejuk dan Tenang

Tanda lain disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma. Rasulullah SAW bersabda:

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

“Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas dan tidak pula begitu dingin. Pada pagi harinya matahari bersinar tidak begitu cerah dan tampak kemerah-merahan.”
(HR. Ath-Thoyalisi dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman)

Hadis tersebut menggambarkan suasana malam Lailatul Qadar yang terasa tenang dan sejuk, serta tidak ekstrem dalam kondisi cuaca.

Baca juga:

Lailatulkadar: Arti, Keutamaan, dan Makna Malam Penuh Kemuliaan di Bulan Ramadan

Meski terdapat sejumlah tanda yang disebutkan dalam hadis, para ulama mengingatkan bahwa tanda-tanda tersebut umumnya baru diketahui setelah malam itu berlalu.

Tidak ada penjelasan khusus mengenai tanda personal bahwa seseorang telah mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Ulama besar Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah menjelaskan:

وَقَدْ وَرَدَ لِلَيْلَةِ الْقَدْرِ عَلَامَاتٌ أَكْثَرُهَا لَا تَظْهَرُ إِلَّا بَعْدَ أَنْ تَمْضِي

“Ada beberapa dalil yang membicarakan tanda-tanda Lailatul Qadar. Namun kebanyakan tanda tersebut tidak tampak kecuali setelah malam itu berlalu.”
(Fath Al-Bari, 4:260)

Karena itu, umat Islam tidak dianjurkan untuk sibuk mencari tanda-tanda tersebut. Hal yang lebih utama adalah memperbanyak ibadah selama sepuluh malam terakhir Ramadan.

Baca juga:

Doa Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan Nabi Muhammad: Arab, Latin, dan Artinya

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah SAW diketahui sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ الأَوَاخِرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

“Rasulullah SAW ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, beliau bersungguh-sungguh dalam ibadah, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.”
(HR. Bukhari no. 2024 dan Muslim no. 1174)

Salah satu amalan yang juga dianjurkan pada malam-malam terakhir Ramadan adalah melaksanakan shalat berjamaah, terutama shalat Isya dan Subuh.

Dari Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ شَهِدَ الْعِشَاءَ فِى جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ قِيَامُ نِصْفِ لَيْلَةٍ وَمَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ وَالْفَجْرَ فِى جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ كَقِيَامِ لَيْلَةٍ

“Siapa yang menghadiri shalat Isya berjamaah, maka baginya pahala seperti shalat setengah malam. Dan siapa yang melaksanakan shalat Isya dan Subuh berjamaah, maka baginya pahala seperti shalat semalam penuh.”
(HR. Muslim no. 656 dan Tirmidzi no. 221)

(Tka)

#Lailatul Qadar #Tanda Malam Lailatul Qadar #Keistimewaan Lailatul Qadar #Tausiah
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar Menurut Hadis Nabi, Salah Satunya Matahari Terbit Tanpa Sinar Menyilaukan
Simak tanda-tanda malam Lailatul Qadar menurut hadis Nabi Muhammad SAW, mulai dari matahari terbit tanpa sinar menyilaukan hingga malam yang terasa sejuk.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar Menurut Hadis Nabi, Salah Satunya Matahari Terbit Tanpa Sinar Menyilaukan
Doa Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan Nabi Muhammad: Arab, Latin, dan Artinya
Simak doa malam Lailatul Qadar yang diajarkan Nabi Muhammad kepada Aisyah. Arab, latin, arti, serta amalan yang dianjurkan pada 10 malam terakhir Ramadan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Doa Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan Nabi Muhammad: Arab, Latin, dan Artinya
Hukum Menghisap Vape saat Puasa Ramadan, Ini Penjelasan Fiqih yang Perlu Diketahui
Banyak yang bertanya apakah vape membatalkan puasa Ramadan. Simak penjelasan ulama, dalil fiqih, dan alasan mengapa menghisap vape saat puasa dihukumi membatalkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Hukum Menghisap Vape saat Puasa Ramadan, Ini Penjelasan Fiqih yang Perlu Diketahui
Kirab Hajat Ndalem Malam Selikuran, Tradisi Sambut Lailatulkadar
Tradisi Malam Selikuran telah ada sejak PB X untuk menyambut Lailatulkadar.
Dwi Astarini - Selasa, 10 Maret 2026
Kirab Hajat Ndalem Malam Selikuran, Tradisi Sambut Lailatulkadar
Tak Mampu Bayar Sekaligus, Bolehkah Fidyah Dicicil? Ini Penjelasan Ulama
Apa itu fidyah dan bolehkah dibayar secara dicicil? Simak penjelasan lengkap tentang hukum fidyah, dalil Al-Qur’an, dan pendapat ulama terkait kewajiban ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Tak Mampu Bayar Sekaligus, Bolehkah Fidyah Dicicil? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Puasa bagi Orang Sakit Menurut Islam, Kapan Boleh Tidak Berpuasa?
Bagaimana hukum puasa bagi orang sakit dalam Islam? Simak penjelasan berdasarkan Al-Qur’an tentang kapan boleh berbuka, qadha puasa, hingga kewajiban fidyah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Hukum Puasa bagi Orang Sakit Menurut Islam, Kapan Boleh Tidak Berpuasa?
5 Doa saat Menghadapi Ketakutan dan Ancaman: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Berikut 5 doa yang dianjurkan saat menghadapi rasa takut dan kesulitan. Lengkap dengan tulisan Arab, latin, serta arti untuk memohon perlindungan kepada Allah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
5 Doa saat Menghadapi Ketakutan dan Ancaman: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Pakai Obat Tetes Mata Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
Apakah obat tetes mata membatalkan puasa? Simak penjelasan ulama fikih dan dalilnya. Mayoritas ulama sebut: tidak membatalkan puasa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Pakai Obat Tetes Mata Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
Lailatulkadar: Arti, Keutamaan, dan Makna Malam Penuh Kemuliaan di Bulan Ramadan
Keutamaannya begitu besar sehingga muslim di seluruh dunia berlomba-lomba meningkatkan ibadah demi meraih keberkahannya.
Dwi Astarini - Minggu, 01 Maret 2026
Lailatulkadar: Arti, Keutamaan, dan Makna Malam Penuh Kemuliaan di Bulan Ramadan
Hari Puasa ke-21 Ramadan 1447 H: Simak Perhitungan Lengkapnya
Cek hari puasa ke-21 Ramadan 1447 H versi pemerintah dan Muhammadiyah. Simak juga jadwal 10 hari terakhir dan prediksi Lebaran 2026.
ImanK - Sabtu, 28 Februari 2026
Hari Puasa ke-21 Ramadan 1447 H: Simak Perhitungan Lengkapnya
Bagikan