MerahPutih.com - Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam bulan Ramadan. Pada malam tersebut, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa, dzikir, serta berbagai ibadah karena diyakini penuh keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.
Muslim yang mendapatkan malam Lailatul Qadar termasuk orang-orang yang beruntung. Sebab, malam yang penuh kemuliaan ini diyakini hanya diraih oleh mereka yang bersungguh-sungguh dalam beribadah dengan khusyuk dan ikhlas.
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa orang yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan akan mendapatkan ampunan atas dosa-dosanya yang telah lalu.
“Barangsiapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901 dan Muslim no. 760)
Baca juga:
5 Doa saat Menghadapi Ketakutan dan Ancaman: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Lailatul Qadar yang Dianjurkan Rasulullah
Memasuki malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk semakin memperbanyak doa dan ibadah.
Salah satu doa yang paling dianjurkan dibaca saat malam Lailatul Qadar adalah doa yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW kepada Aisyah binti Abu Bakar.
Doa tersebut berbunyi:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka ‘afuwwun karīmun tuḥibbul ‘afwa fa‘fu ‘annī
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau menyukai ampunan, maka maafkanlah aku.”
Jika doa ini dibaca secara berjamaah, kata ‘annī (aku) dapat diganti menjadi ‘annā (kami) agar mencakup seluruh jamaah yang hadir.
Baca juga:
Amalan Penting yang Dianjurkan saat Ramadan, Perbanyak Doa dan Istigfar
Para ulama menganjurkan agar doa tersebut diamalkan secara konsisten sepanjang malam Lailatul Qadar, mulai setelah salat Isya hingga menjelang fajar.
Konsistensi dalam berdoa menjadi bentuk kesungguhan seorang hamba dalam meraih rida Allah SWT pada malam yang penuh kemuliaan tersebut.
Umat Muslim juga dianjurkan untuk tidak melewatkan malam-malam terakhir Ramadan tanpa membaca doa ini agar tidak kehilangan momentum doa yang diyakini mustajab.
Anjuran membaca doa tersebut bersumber dari hadis yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi serta tercantum dalam kitab hadis lainnya seperti karya Imam An-Nasa'i dan Ibnu Majah.
Dalam penjelasannya, Imam An-Nawawi juga mengutip hadis tersebut dengan sanad yang sahih. Hadis itu berbunyi: “Dari Sayyidah Aisyah RA, ia berkata: Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, jika aku mengetahui malam Lailatul Qadar, doa apa yang harus aku baca?’ Rasulullah SAW menjawab, ‘Bacalah: Allahumma innaka ‘afuwwun karīmun tuḥibbul ‘afwa fa‘fu ‘annī.’” (HR. At-Tirmidzi)
Baca juga:
Amalan Lain di Malam Lailatul Qadar
Selain membaca doa tersebut, para ulama juga menganjurkan umat Muslim untuk memperbanyak ibadah lain pada malam Lailatul Qadar.
Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta memanjatkan berbagai doa kepada Allah SWT.
Berikut beberapa dzikir yang dianjurkan:
1. Tasbih, Tahmid, dan Takbir
Memperbanyak bacaan:
- Subhanallah (Maha Suci Allah)
- Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah)
- Allahu Akbar (Allah Maha Besar)
2. Tahlil
Membaca kalimat La ilaha illallah yang berarti “Tiada Tuhan selain Allah.”
3. Istighfar
Memohon ampunan kepada Allah SWT dengan membaca Astaghfirullah.
4. Shalawat kepada Nabi
Mengirimkan salam dan doa kepada Nabi Muhammad SAW, misalnya dengan membaca Allahumma shalli ‘ala Muhammad. (Tka)