Kirab Hajat Ndalem Malam Selikuran, Tradisi Sambut Lailatulkadar

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 10 Maret 2026
Kirab Hajat Ndalem Malam Selikuran, Tradisi Sambut Lailatulkadar

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningkrat menggelar Kirab Hajat Ndalem Malam Selikuran, Senin (9/3) malam. (Foto: Merahputih.com/Ismail)

MERAHPUTIH.COM - KERATON Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Kirab Hajat Ndalem Malam Selikuran atau peringatan malam 21 Ramadan, Senin (9/3) malam. Tradisi tersebut telah ada sejak PB X untuk menyambut Lailatulkadar.

Baik kubu PB XIV Purbaya dan PB XIV Hangabehi sama-sama menggelar kirab dengan waktu bersamaan, tetapi dengan rute berbeda.

Kirab Malam Selikuran kubu LDA atau kubu Pakubuwono XIV Hangabehi mengambil rute dari Kori Kamandungan Keraton Solo mengelilingi Baluwarti dan finis di Masjid Agung Solo. Peserta kirab terdiri abdi dalem membawa lampu ting (lentera) dan tumpang sewu yang ditempatkan dalam wadah berupa jodang.

Setelah didoakan, tumpeng sewu tersebut dibagikan kepada masyarakat. Kirab Malam Selikuran berlangsung khidmat. Ketua Eksekutif LDA Keraton Solo KPH Eddy Wirabhumi mengatakan Malam Selikuran dimaknai banyak orang sebagai malam 1.000 bintang. Karena itu, dalam kirab Malam Selikuran peserta membawa tumpeng sewu yang ditempatkan dalam delapan ancak atau jodang. “Tumpeng sewu dibagikan kepada yang hadir mengikuti acara Malam Selikuran. Selebihnya kepada masyarakat," kata Eddy, Senin (9/3).

Baca juga:

Lailatulkadar: Arti, Keutamaan, dan Makna Malam Penuh Kemuliaan di Bulan Ramadan



Ia mengatakan Malam Selikuran juga merupakan tradisi masyarakat Jawa untuk menyambut lailatulkadar. "Kita ini berharap di dalam menjalankan ibadah ini nanti ketemu lailatulkadar. Itu malam istimewa,” katanya.

Sementara itu, kubu Pakubuwono XIV Purboyo juga mengadakan kirab tradisi Malam Selikuran. Namun, rute yang dilewati berbeda. Kirab mengambil rute Keraton Solo-Alun-alun Utara-Jalan Slamet Riyadi-Taman Sriwedari.

Sentono dari pihak Pakubuwono XIV Purboyo, Kanjeng Pangeran Aryo Adipati Nur Wijaya, mengatakan kirab Malam Selikuran menjadi tanda memasuki sepertiga terakhir bulan Ramadan. Purboyo juga ikut hadir dalam kirab Malam Selikuran. “Jadi ini sebagai tanda syukur bahwa kita memasuki sepertiga terakhir dari bulan Ramadan," katanya.

Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan ini merupakan kegiatan kebudayaan dan melestarikan budaya.

“Kami mendukung kegiatan budaya yang digelar Keraton Surakarta ini sebagai bentuk pelestarian budaya,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Sambut malam Lailatulqadar, Keraton Surakarta Gelar Kirab Ting Malam Selikuran




#Solo #Keraton Solo #Ramadan #Lailatul Qadar
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Bagikan