MerahPutih.com - Masalah dehidrasi kerap terjadi selama bulan Ramadan karena cairan yang masuk ke dalam tubuh jauh berkurang saat menjalani puasa.
Namun, ternyata dehisdrasi tidak hanya terjadi di tubuh bagian dalam. Permukaan kulit pun berpotensi mengalami dehidrasi jika kekurangan cairan selama menjalani puasa.
Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.DVE, dermatolog lulusan Universitas Indonesia, menjelaskan kulit yang sehat tidak hanya bergantung pada perawatan luar. "Tetapi juga pada kecukupan hidrasi tubuh," katanya, dalam diskusi kesehatan di Jakarta, Kamis (5/3).
Baca juga:
Ciri dan Dampak Dehidrasi Kulit
Fitria menjelaskan kulit yang kurang terhidrasi umumnya tampak kusam dan lebih rentan terhadap iritan. Dia menekankan hidrasi memengaruhi fungsi stratum korneum, lapisan terluar epidermis kulit.
Stratum korneum terdiri dari 10–20 lapisan sel yang dianalogikan seperti batu bata dan semen: sel kulit (korneosit) berperan sebagai batu bata, sementara lapisan lipida menjadi perekat antar-sel.
Menurut dia, ketika kulit mengalami dehidrasi, lapisan perekat berkurang sehingga sel-sel kulit menjadi renggang dan mudah lepas, serta kusam.
Dokter lulusan UI itu menambahkan kulit yang kurang terhidrasi juga lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan virus karena lapisan pelindung kulit terganggu.
Baca juga:
Bocah di Sukabumi Meninggal Dengan Kulit Melepuh, Keluarga Izinkan Otopsi
Cara Mudah Mencegah Dehidrasi Kulit
Guna menjaga kulit terhidrasi, Fitria menekankan pastikan asupan cairan tubuh tercukupi selama menjalani ibadah puasa.
"Otomatis kita pertama harus perbaiki dulu asupan airnya. Tidak hanya air, karena kulit yang lembap atau kelihatan sehat itu bisa juga dari nutrisi yang dimakan," tandasnya, dikutip Antara.
Dalam kesempatan itu, dr. Fitria juga menyarankan cara mudah mencegah kulit dari dehidrasi:
- Minum minimal delapan gelas air per hari.
- Konsumsi makanan bergizi dengan kadar gula dan garam rendah.
- Cukup istirahat untuk menjaga regenerasi kulit.
- Penggunaan produk perawatan dasar: cuci muka, pelembap (moisturizer), dan tabir surya (sunscreen).
(*)