Tradisi Ngejot di Bali: Cara Warga Berbagi Makanan dan Menjaga Toleransi saat Ramadan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tradisi Ngejot di Bali: Cara Warga Berbagi Makanan dan Menjaga Toleransi saat Ramadan

Ngejot merupakan tradisi asal Bali. (foto: dok/kompas)

MerahPutih.com - Indonesia dikenal sebagai negara dengan keberagaman budaya yang kuat. Dalam suasana bulan suci Ramadan, kekayaan tradisi tersebut kembali terlihat melalui berbagai kebiasaan lokal yang hidup di masyarakat.

Salah satu tradisi yang masih dijaga hingga kini dapat ditemukan di Bali, yakni Ngejot. Tradisi ini berupa kebiasaan berbagi makanan kepada tetangga dan kerabat sebagai bentuk mempererat silaturahmi.

Ngejot sendiri merupakan tradisi lama yang sudah dikenal dalam kehidupan masyarakat Bali. Kebiasaan saling mengantarkan makanan ini tidak hanya dilakukan oleh masyarakat Muslim, tetapi juga oleh masyarakat Hindu dalam berbagai perayaan keagamaan.

Karena itu, Ngejot sering dipandang sebagai simbol toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Pulau Dewata.

Baca juga:

Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya

Selama bulan Ramadan, umat Muslim biasanya menyiapkan berbagai hidangan untuk kemudian dibagikan kepada tetangga di sekitar rumah. Penerima makanan tidak terbatas pada sesama Muslim, tetapi juga tetangga non-Muslim.

Jenis makanan yang dibagikan pun beragam, mulai dari lauk-pauk, kue tradisional, hingga hidangan berbuka puasa. Makanan tersebut kemudian diantarkan langsung dari rumah ke rumah, sehingga tercipta interaksi hangat di antara warga.

Lebih dari sekadar berbagi makanan, tradisi Ngejot menyimpan makna sosial yang kuat. Kebiasaan ini menjadi cara masyarakat untuk menjaga hubungan baik, menumbuhkan rasa saling menghargai, serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah perbedaan keyakinan.

Baca juga:

Kuliner Tradisional Ramadan, Lamang Tapai Khas Minangkabau Jadi Favorit Menu Berbuka

Di banyak wilayah Bali, tradisi ini bahkan menjadi momen yang dinantikan oleh warga. Anak-anak hingga orang dewasa biasanya ikut terlibat dalam berbagai tahap persiapan, mulai dari memasak, mengemas makanan, hingga mengantarkannya ke rumah tetangga.

Suasana kebersamaan yang tercipta dari tradisi tersebut mencerminkan kuatnya nilai gotong royong dan kekeluargaan yang masih terjaga dalam kehidupan masyarakat Bali.

Hingga kini, Ngejot tetap dipertahankan sebagai bagian dari kehidupan sosial di Pulau Dewata. Dalam konteks Ramadan, tradisi ini tidak hanya memperkaya pengalaman spiritual umat Muslim, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana budaya lokal mampu menjaga harmoni di tengah masyarakat yang beragam. (Far)

#Tradisi #Ramadan #Toleransi #Toleransi Umat Beragama
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Paraguay rayakan kembalinya ke Piala Dunia 2026. Tradisi ini dilakukan lewat pertunjukan kembang api meriah di stadion.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Pesawat timnas Brasil menjalani ritual baptis di Bandara Galeao, Rio de Janeiro. Hal ini menjadi tradisi yang biasa dijalani di Brasil.
Soffi Amira - Selasa, 02 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Gereja Santa Theresia Berikan Sapi Kurban untuk Komunitas Muslim Tanah Abang dengan Semangat Toleransi
Pastor Kepala Paroki Santa Theresia, Romo Benny Beatus Wetty, SJ menyerahkan hewan kurban berupa dua ekor sapi kepada komunitas umat Muslim di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (26/5).
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Gereja Santa Theresia Berikan Sapi Kurban untuk Komunitas Muslim Tanah Abang dengan Semangat Toleransi
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Tradisi Toron diperkirakan telah ada bahkan sebelum era abad 19.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Tradisi Hadrat menjadi warisan budaya Muslim Maluku yang terus dilestarikan saat Iduladha. Perpaduan selawat, rebana, dan nilai persaudaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Pihaknya optimis dengan upaya-upaya ini dapat memperkuat citra Kota Solo sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan antar umat beragama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
DPRD DKI Ingatkan Janji Gubernur Pramono soal Toleransi Beragama, Soroti Jemaat HKBP Ciganjur yang masih Kesulitan Ibadah
Jakarta yang sebagai ibu kota harusnya menjadi contoh bagaimana kehidupan toleran dijalankan.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
DPRD DKI Ingatkan Janji Gubernur Pramono soal Toleransi Beragama, Soroti Jemaat HKBP Ciganjur yang masih Kesulitan Ibadah
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Meskipun Paskah identik dengan prosesi ibadah khidmat di gereja, masyarakat dapat menghadirkan suasana syukur secara sederhana di dalam rumah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Bagikan