Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha

Tradisi Hadrat masih dijalankan sampai saat ini. (foto: dok/antara)

MerahPutih.com - Tradisi Hadrat menjadi salah satu warisan budaya khas masyarakat Muslim di Maluku yang masih terus dilestarikan hingga kini, terutama saat perayaan Idul Adha.

Tradisi ini bukan hanya menjadi bagian dari perayaan keagamaan, tetapi juga mencerminkan kuatnya nilai spiritual, kebersamaan, dan kekayaan budaya masyarakat Maluku yang diwariskan secara turun-temurun.

Hadrat merupakan pertunjukan seni bernuansa Islami yang memadukan lantunan selawat, tabuhan rebana, serta gerakan ritmis para pemainnya.

Saat Idul Adha tiba, kelompok-kelompok Hadrat biasanya tampil mengelilingi kampung atau berkumpul di halaman masjid untuk memeriahkan suasana hari raya.

Dentuman rebana yang berpadu dengan syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW menciptakan atmosfer religius sekaligus penuh semangat.

Baca juga:

Belajar Memahami Kisah Meduroy, Warga Negeri Aing Mudik Cuma di Hari Raya Kurban

Tradisi ini umumnya dimainkan oleh sejumlah laki-laki yang mengenakan pakaian adat Muslim khas Maluku lengkap dengan ikat kepala. Mereka berdiri berbaris sambil menabuh rebana secara kompak mengikuti irama selawat yang dilantunkan bersama.

Di beberapa daerah, pertunjukan Hadrat juga disertai gerakan tari sederhana yang dilakukan serempak sehingga menambah daya tarik pertunjukan.

Bagi masyarakat Maluku, Hadrat bukan sekadar hiburan dalam perayaan Idul Adha. Tradisi ini memiliki makna mendalam sebagai media dakwah sekaligus sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.

Melalui lantunan selawat dan kebersamaan dalam pertunjukan, masyarakat diajak memperkuat rasa persaudaraan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kecintaan terhadap ajaran Islam.

Baca juga:

Wajib Coba di Idul Adha, 4 Olahan Enak Daging Sapi

Perayaan Hadrat biasanya berlangsung setelah pelaksanaan salat Idul Adha dan prosesi penyembelihan hewan kurban.

Warga dari berbagai usia berkumpul menyaksikan pertunjukan sambil menikmati suasana hari raya yang hangat dan penuh kebersamaan.

Anak-anak hingga orang dewasa ikut larut dalam kemeriahan tradisi yang telah menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Muslim Maluku.

Keberadaan tradisi Hadrat juga menunjukkan bagaimana ajaran Islam berkembang dan berakulturasi dengan budaya lokal di wilayah kepulauan Indonesia Timur.

Nilai-nilai religius yang dibawa melalui seni musik dan pertunjukan menjadikan tradisi ini mudah diterima serta terus bertahan di tengah perubahan zaman.

Baca juga:

Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban

Di era modern, masyarakat Maluku terus berupaya menjaga eksistensi Hadrat agar tidak hilang ditelan perkembangan budaya populer.

Berbagai komunitas seni hingga generasi muda mulai dilibatkan dalam pelestarian tradisi ini sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur.

Tradisi Hadrat pada perayaan Idul Adha akhirnya bukan hanya menjadi simbol kemeriahan hari raya, tetapi juga cerminan kuatnya identitas budaya, spiritualitas, dan semangat persatuan masyarakat Maluku yang terus hidup dari generasi ke generasi. (Far)

#Idul Adha #Tradisi #Maluku
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Kisah Roro Jongrang jadi legenda turun-temurun terkait dengan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang berdiri di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Paraguay rayakan kembalinya ke Piala Dunia 2026. Tradisi ini dilakukan lewat pertunjukan kembang api meriah di stadion.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Kemenag Catat Perputaran Uang lewat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Tembus Rp 18 Triliun
Selain berdampak sosial, pelaksanaan kurban tahun ini juga memiliki nilai ekonomi yang sangat besar.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Kemenag Catat Perputaran Uang lewat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Tembus Rp 18 Triliun
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Pesawat timnas Brasil menjalani ritual baptis di Bandara Galeao, Rio de Janeiro. Hal ini menjadi tradisi yang biasa dijalani di Brasil.
Soffi Amira - Selasa, 02 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Bapanas menegaskan harga pangan nasional tetap terkendali usai Idul Adha 2026 meski ada gejolak geopolitik.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Satu keluarga ditemukan tewas di dalam tenda saat berkemah di Temanggung, Jawa Tengah. Polisi menduga keracunan makanan, autopsi dan pemeriksaan forensik masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Ketua Komisi III DPR Anggap Prabowo Tak Langgar Aturan dan Hukum Gunakan APBN untuk Bantuan Sapi Kurban
Habiburokhman mengatakan bantuan hewan kurban tersebut justru merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat, pondok pesantren, masjid, tokoh agama, dan kelompok masyarakat lain
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Ketua Komisi III DPR Anggap Prabowo Tak Langgar Aturan dan Hukum Gunakan APBN untuk Bantuan Sapi Kurban
Presiden Prabowo Salurkan Seribu Lebih Ekor Sapi pada Momen Idul Adha, Selaras dengan Semangat Kurban
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar buka suara soal Presiden Prabowo Subianto yang menyalurkan lebih dari seribu hewan kurban
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Presiden Prabowo Salurkan Seribu Lebih Ekor Sapi pada Momen Idul Adha, Selaras dengan Semangat Kurban
Bagikan