Kisah Jumariah, Nenek Petani yang Menabung 20 Tahun demi Bisa Melihat Ka’bah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Kisah Jumariah, Nenek Petani yang Menabung 20 Tahun demi Bisa Melihat Ka’bah

Jemaah Calon Haji Indonesia, Jumariah. (Foto: dok. Kementerian Haji)

MerahPutih.com - Penyelenggaraan ibadah haji 2026 menghadirkan banyak cerita perjuangan dari para jemaah Indonesia. Salah satu kisah yang menyentuh datang dari Jumariah, jemaah haji lansia asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Di usianya yang telah memasuki kisaran 70 tahun, Jumariah akhirnya berhasil menginjakkan kaki di Tanah Suci setelah puluhan tahun menabung dari hasil bertani.

Ingatan Jumariah memang tak lagi tajam untuk mengingat usia pastinya. Namun, semangat dan keteguhannya menjalani hidup masih begitu kuat.

Dilansir dari keterangan Humas Kementerian Haji RI, keseharian Jumariah di kampung halamannya berlangsung sederhana dan nyaris tanpa keluhan. Setiap pagi selepas subuh, ia memberi makan ayam peliharaannya, membersihkan rumah panggung tempat tinggalnya, lalu memasak untuk dirinya sendiri.

Tepat pukul 09.00 pagi, ia mulai bekerja di kebun dan sawah. Dengan membawa sabit, Jumariah merawat kebun ubi milik tetangganya. Setelah itu, ia berjalan sekitar 50 meter menuju sawah kecil miliknya seluas 15 are untuk menyiangi padi.

“Saya tanam sendiri, rawat sendiri, panen sendiri. Dulu pakai sabit, kalau sekarang sudah dibantu mesin,” kenangnya saat ditemui di Makkah, Arab Saudi, dikutip Senin (18/5).

Baca juga:

Jelang Puncak Haji, Cuaca Panas Jadi Ujian Terberat Rangkaian Armuzna

Di balik kehidupan yang dijalani seorang diri, Jumariah mengaku tidak pernah merasa benar-benar sendirian. Keyakinannya kepada Tuhan menjadi kekuatan terbesar yang membuatnya terus bertahan sekaligus memupuk mimpi berhaji.

Meski tidak bisa membaca dan menulis, bahkan tak pernah mengenyam pendidikan formal, Jumariah tidak menyerah pada keadaan.

Niat berhaji mulai ia bangun sekitar 20 tahun lalu.

Sedikit demi sedikit, ia menyisihkan hasil kerja kerasnya dan menyimpannya di dalam ember di rumah.

“Saya kumpul uangku sedikit-sedikit di ember,” tuturnya polos.

“Kalau saya dapat Rp 110 ribu, saya simpan Rp 50 ribu,” ujarnya.

Pada 2011, setelah tabungannya mencapai Rp25 juta, Jumariah memberanikan diri mendaftar haji dengan bantuan kemenakan jauhnya.

Sejak saat itu, ia semakin giat menabung demi melunasi biaya perjalanan hajinya.

Perjuangan panjang tersebut akhirnya terbayar ketika namanya resmi masuk dalam daftar jemaah haji yang berangkat pada musim haji 2026.

Baca juga:

Tim Pengawas Haji Ingatkan Pemerintah Pantau Kesehatan Jemaah Terkait Hantavrus

Semangat Jumariah pun tak surut meski usia tak lagi muda. Ia rela menempuh perjalanan sekitar 15 kilometer dari rumah menuju lokasi manasik.

Lebih dari 80 kali sesi manasik yang digelar Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) diikutinya tanpa pernah absen.

Jumariah selalu duduk di barisan paling depan untuk menyimak setiap arahan pembimbing haji.

Ketangguhannya juga terlihat selama berada di Tanah Suci.

Di Madinah, ia mampu beriktikaf di Masjid Nabawi sejak azan Asar hingga salat Isya berjamaah. Dengan bantuan rombongan kloternya, Jumariah yang tidak memiliki ponsel juga berhasil masuk ke Raudhah.

Sesampainya di Makkah pada Sabtu (9/5), Jumariah bahkan telah menuntaskan tiga kali umrah, terdiri atas satu umrah wajib dan dua umrah sunnah.

Hebatnya, ia disebut tak pernah mengeluhkan sakit selama menjalani rangkaian ibadah.

“Saya senang bisa melihat Ka’bah,” ucapnya. (Knu)

#Haji 2026 #Ibadah Haji #Jemaah Haji
Bagikan

Berita Terkait

Enam Pelimpahan Nomor Porsi Haji di Jatim Diduga Tak Sesuai Data, Kemenhaj Lakukan Pendalaman
Kemenhaj mendalami dugaan penyimpangan pelimpahan nomor porsi haji reguler di Jawa Timur. Dari 7 pelimpahan, 6 ditemukan bermasalah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Enam Pelimpahan Nomor Porsi Haji di Jatim Diduga Tak Sesuai Data, Kemenhaj Lakukan Pendalaman
75 Ribu Orang Daftar Jadi Petugas Haji 2027, Yang Bakal Diterima di Bawah 1000 Orang
Salah satu perubahan dilakukan melalui kerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga peserta seleksi tidak lagi harus datang ke Jakarta untuk mengikuti tes.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
75 Ribu Orang Daftar Jadi Petugas Haji 2027, Yang Bakal Diterima di Bawah 1000 Orang
Terganjal Isu Asuransi Jamaah, DP Haji 2027 Indonesia Diblokir Arab Saudi
Dana uang muka (down payment/DP) haji Indonesia untuk tahun 2027 senilai 14 juta riyal mendadak diblokir Pemerintah Arab Saudi
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Terganjal Isu Asuransi Jamaah, DP Haji 2027 Indonesia Diblokir Arab Saudi
Syarat, Jadwal, hingga Kriteria Tenaga Kesehatan untuk Petugas Haji Tahun Depan
Pendaftaran seleksi petugas kesehatan haji ini mulai dibuka pada 20 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Syarat, Jadwal, hingga Kriteria Tenaga Kesehatan untuk Petugas Haji Tahun Depan
Menhaj Usul Biaya Haji 2027 Rp 107 Juta Per Orang, Naik Rp 19 Juta Lebih
Pemerintah melalui Menhaj mengusulkan biaya haji 2027 sebesar Rp107,34 juta per jamaah. Kenaikan dipicu harga avtur, kurs rupiah, dan geopolitik Timur Tengah.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Menhaj Usul Biaya Haji 2027 Rp 107 Juta Per Orang, Naik Rp 19 Juta Lebih
Kepuasan Jemaah Haji 2026 Melonjak, Ini Layanan dengan Nilai Tertinggi Menurut BPS
Survei BPS mencatat Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 mencapai 83,28 dan masuk kategori sangat memuaskan. Layanan bandara tertinggi 84,76.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Kepuasan Jemaah Haji 2026 Melonjak, Ini Layanan dengan Nilai Tertinggi Menurut BPS
Kini Banyak Pilihan, Penerbangan Umrah Terminal 2F Soekarno-Hatta Bertambah 4 Maskapai
Selama periode 1–31 Juli 2026, Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F telah melayani 89.656 penumpang jemaah umroh untuk keberangkatan maupun kedatangan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Kini Banyak Pilihan, Penerbangan Umrah Terminal 2F Soekarno-Hatta Bertambah 4 Maskapai
Pemerintah Usulkan Pendanaan Haji 2027 60:40 Persen
Demi meringankan beban calon jemaah haji dalam membayar BPIH.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pemerintah Usulkan Pendanaan Haji 2027 60:40 Persen
Bakom RI Ungkap Presiden Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Dipersingkat
Pemerintah telah memangkas dan menyamaratakan masa tunggu keberangkatan jemaah haji reguler, dari semula rata-rata 40 tahun menjadi rata-rata 26 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Bakom RI Ungkap Presiden Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Dipersingkat
Besok Batas Terakhir, DPR Ingatkan Menhaj Segera Setor Bukti DP Haji 2027 ke Arab Saudi
Komisi VIII DPR RI mendesak Kemenhaj segera setor bukti DP haji 2027 Rp4 triliun ke e-wallet Pemerintah Arab Saudi. DPR khawatir dana umat bermasalah jika dokumen tidak lengkap.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Besok Batas Terakhir, DPR Ingatkan Menhaj Segera Setor Bukti DP Haji 2027 ke Arab Saudi
Bagikan