Haji Tahun Ini Beda, Kartu Nusuk Dibagikan Saat Berangkat Bukan di Jeddah

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Haji Tahun Ini Beda, Kartu Nusuk Dibagikan Saat Berangkat Bukan di Jeddah

Ilustrasi - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Makkah menunjukkan kartu Nusuk sebelum dibagikan ke jamaah calon haji Indonesia di Kantor Daker Makkah, Arab Saudi. ANTARA/SIGID KURNIAWAN

MerahPutih.com - Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 ini menghadirkan perubahan penting dalam sistem administrasi jamaah. Kartu Nusuk Haji, yang sebelumnya dibagikan setelah tiba di Arab Saudi, kini diberikan lebih awal sebelum keberangkatan dari tanah air.

“Perbedaan tahun sebelumnya dengan tahun ini, kalau sekarang dibagikan sebelum diterbangkan. Tahun sebelumnya dibagikan saat tiba di Jeddah,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, di Makassar, Senin (20/4).

Baca juga:

35 Ribu Kartu Nusuk Jamaah Haji Indonesia Belum Diaktifkan

Lebih Praktis dan Aman Dibagikan di Tanah Air

Ikbal menegaskan pembagian kartu Nusuk di tanah air akan memudahkan jamaah, sekaligus meningkatkan kualitas layanan haji. Dengan identitas digital yang terintegrasi, jamaah diharapkan lebih nyaman dan terhindar dari masalah administrasi di Arab Saudi.

Menurut dia, kartu ini juga menjadi akses resmi ke Makkah dan Armuzna. Dengan sistem digital, proses verifikasi visa dan pengaturan akomodasi jamaah dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

“Ini lebih memudahkan karena semua sudah diselesaikan di tanah air. Kartu Nusuk Haji ini wajib dibawa selama berhaji karena merupakan identitas bagi setiap jamaah calon haji,” tuturnya, dilansir Antara.

Kartu Nusuk Haji merupakan identitas digital resmi berbentuk smart card yang diterbitkan Pemerintah Arab Saudi. Kartu ini memuat data personal jamaah seperti nama, paspor, hotel, serta QR code atau chip yang akan dipindai petugas untuk mencegah jamaah ilegal.

Baca juga:

Petugas Haji Dilarang Flexing Saat di Tanah Suci

Total Jemaah Haji Embarkasi Makassar

Ketua PPIH Embarkasi Makassar optimistis penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lancar, aman, dan tertib. Embarkasi Makassar sendiri akan memberangkatkan 43 kloter dari delapan provinsi, dengan jumlah jamaah mencapai 16.750 orang.

#Haji 2026 #Ibadah Haji #Iqra
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Pemulangan Jemaah Haji 2026 Berlanjut, 79 Ribu Orang Sudah Tinggalkan Arab Saudi
Pemulangan jemaah Haji 2026 kini masih berlanjut. Sebanyak 79 ribu orang sudah meninggalkan Arab Saudi.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Berlanjut, 79 Ribu Orang Sudah Tinggalkan Arab Saudi
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Capai 66.137 Orang, 168 Kloter Sudah Diberangkatkan dari Arab Saudi
Kemenhaj melaporkan pemulangan jemaah haji Indonesia 2026. Sebanyak 168 kloter dengan total 66.137 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Capai 66.137 Orang, 168 Kloter Sudah Diberangkatkan dari Arab Saudi
Wamenhaj: Tata Kelola Haji Harus Transparan agar Praktik Kartel Tak Terulang
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan reformasi tata kelola haji harus dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah praktik kartel.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Wamenhaj: Tata Kelola Haji Harus Transparan agar Praktik Kartel Tak Terulang
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Anggota Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah memperketat pengawasan badal haji dan pembayaran DAM setelah terungkap dugaan penipuan senilai Rp 1,4 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Masjid Ibnu Abbas, Saksi Bisu Jejak Dakwah Rasulullah di Kota Taif
Masjid Ibnu Abbas di Taif menjadi saksi bisu dakwah Rasulullah SAW saat ditolak penduduk setempat. Kini, masjid bersejarah ini menjadi pusat ibadah dan kajian Islam.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Masjid Ibnu Abbas, Saksi Bisu Jejak Dakwah Rasulullah di Kota Taif
Penipuan Badal Haji Fiktif Rp 306 Juta Terbongkar, Korbannya Jamaah dari Merauke
: Kemenhaj RI menertibkan praktik pelanggaran haji, termasuk penipuan badal haji fiktif, penggelapan dana kurban Rp306,8 juta, serta penyusupan jemaah non-prosedural.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Penipuan Badal Haji Fiktif Rp 306 Juta Terbongkar, Korbannya Jamaah dari Merauke
Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Lakukan Penipuan Badal Haji dan Dam, Kerugian Rp 1,4 Miliar
Praktik tersebut merugikan anggota jemaah. Kasus ini terungkap setelah adanya pengaduan dari anggota jamaah yang tidak menerima tanda terima resmi atau receipt dari Adahi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Lakukan Penipuan Badal Haji dan Dam, Kerugian Rp 1,4 Miliar
47 Ribu Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air, Menhaj Soroti Evaluasi Layanan
Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyebut 47.012 jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Proses pemulangan masih berlangsung hingga awal Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
47 Ribu Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air, Menhaj Soroti Evaluasi Layanan
Wamenhaj Minta Layanan Kesehatan Siaga Hadapi Kedatangan Jemaah Haji Gelombang Kedua
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak meminta layanan kesehatan haji di Madinah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kedatangan jemaah gelombang kedua.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Wamenhaj Minta Layanan Kesehatan Siaga Hadapi Kedatangan Jemaah Haji Gelombang Kedua
15.086 Jemaah dan Petugas Haji Telah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Pantau Paspor Jemaah
Seluruh jemaah haji Indonesia yang akan kembali ke Tanah Air untuk menjaga paspor dengan sebaik-baiknya selama fase kepulangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
15.086 Jemaah dan Petugas Haji Telah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Pantau Paspor Jemaah
Bagikan