MerahPutih.com - Insiden kecelakaan bus yang membawa Jamaah Haji Indonesia (JHI) terjadi saat perjalanan pulang dari kawasan wisata Jabal Magnet, Arab Saudi, pada Selasa (28/4).
“Kementerian Luar Negeri RI melalui KJRI Jeddah tengah menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang dialami kelompok Jamaah Haji Indonesia (JHI) pada 28 April 2026 di Arab Saudi,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam keterangannya, dikutip Kamis (30/4).
Baca juga:
Saudi Airlines Alami Gangguan Roda, 380 Calon Haji Jatim 'Terpaksa Mampir' 24 Jam di Kualanamu
Ziarah Jabal Magnet
Jabal Magnet merupakan kawasan dengan kontur jalan menanjak yang terletak sekitar 60 kilometer dari Kota Madinah dan menjadi salah satu destinasi wisata keagamaan bagi para jemaah
Heni memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi terdapat 10 orang calon jemaah haji dilaporkan mengalami luka-luka.
Tujuh korban di antaranya dari Kloter JKS-1 asal Jawa Barat, dan tiga dari Kloter SUB-2 asal Probolinggo, Jawa Timur.
Baca juga:
Jemaah Haji Diminta Bepergian Secara Kelompok Minimal Tiga Orang Saat di Makkah
Kondisi Terkini Korban
Dari 10 korban luka, tujuh jemaah asal Jawa Barat mengalami luka ringan dan telah kembali ke Hotel Andalus Golden setelah mendapat perawatan.
Sementara itu, dua jemaah asal Probolinggo juga sudah diperbolehkan kembali ke hotel, sedangkan satu orang berusia 60 tahun masih dalam observasi di RS Al-Hayyat Quba.
“KJRI Jeddah terus memantau kondisi para korban dan berkoordinasi dengan otoritas setempat serta penyelenggara perjalanan,” tandas Heni, dilansir Antara. (*)