23 Katering Manjakan Lidah Nusantara Calon Haji di Tanah Suci, Tersedia Menu Khusus Lansia

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
23 Katering Manjakan Lidah Nusantara Calon Haji di Tanah Suci, Tersedia Menu Khusus Lansia

Persiapan dapur di Madinah dalam menyambut jamaah calon haji Indonesia, Senin (20/4/2026). ANTARA/HO-MCH 2026

MerahPutih.com - Kloter pertama haji 2026 akan mulai berangkat dari tanah air pada Rabu lusa 22 April. Sebanyak 23 dapur katering telah disiapkan untuk melayani jamaah calon haji gelombang pertama asal Indonesia yang tiba di Madinah.

Dapur ketering itu akan memanjakan lidah para calon haji dengan menu bercita rasa Nusantara sehingga jamaah tidak perlu khawatir soal makanan selama berada di Madinah sekitar sembilan hari.

“Seluruhnya sudah diseleksi oleh Kemenhaj Republik Indonesia,” kata Kepala Seksi Konsumsi Daerah Kerja (Daker) Madinah, Beny Darmawan, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/4).

Baca juga:

Haji Tahun Ini Beda, Kartu Nusuk Dibagikan Saat Berangkat Bukan di Jeddah

Bumbu Asli Indonesia

Beny menjelaskan seluruh bumbu masakan didatangkan langsung dari Indonesia dalam bentuk pasta atau racikan siap pakai.

“Bumbu pasta asli Indonesia jauh lebih memudahkan dalam distribusi hingga produksi, dibanding harus mendatangkan bumbu mentah,” tuturnya, dilansir Antara

Setiap dapur wajib memiliki minimal dua koki utama dan empat asisten asal Indonesia, yang menjadi syarat mutlak agar cita rasa Nusantara tetap terjaga.

Tak hanya itu, seluruh makanan jamaah akan melalui proses pengecekan di tiga lokasi: kantor Daker Madinah, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan sektor tempat jamaah berada.

Dengan sistem pengawasan berlapis ini, pemerintah memastikan makanan jamaah haji Indonesia halal, aman, dan sesuai standar gizi. “Pengawasan terakhir nanti ada petugas konsumsi di hotel yang memeriksa makanannya,” imbuh Beny.

Baca juga:

Pemberangkatan Kloter Pertama Petugas Haji Didominasi Tim Perlindungan Jemaah

Menu Khusus Lansia

Selama di Madinah, jamaah akan mendapatkan 27 kali makan atau tiga kali sehari, sesuai kebiasaan masyarakat Indonesia yang makan pagi, siang, dan malam. Untuk jamaah lanjut usia (lansia), menu akan disesuaikan agar lebih mudah dicerna.

“Sebenarnya menu sama, tapi biasanya nasi dibuat bubur atau lebih lunak agar bisa lebih dicerna,” tandas Beny.

#Katering Haji #Ibadah Haji #Haji 2026
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Pemulangan Gelombang I Haji Selesai, 90 Ribu Jamaah Sudah Tiba di Tanah Air
Penerbangan terakhir Gelombang I dijadwalkan berlangsung pada Selasa dini hari pukul 01.45 waktu Arab Saudi.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Pemulangan Gelombang I Haji Selesai, 90 Ribu Jamaah Sudah Tiba di Tanah Air
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Berlanjut, 79 Ribu Orang Sudah Tinggalkan Arab Saudi
Pemulangan jemaah Haji 2026 kini masih berlanjut. Sebanyak 79 ribu orang sudah meninggalkan Arab Saudi.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Berlanjut, 79 Ribu Orang Sudah Tinggalkan Arab Saudi
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Capai 66.137 Orang, 168 Kloter Sudah Diberangkatkan dari Arab Saudi
Kemenhaj melaporkan pemulangan jemaah haji Indonesia 2026. Sebanyak 168 kloter dengan total 66.137 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Capai 66.137 Orang, 168 Kloter Sudah Diberangkatkan dari Arab Saudi
Wamenhaj: Tata Kelola Haji Harus Transparan agar Praktik Kartel Tak Terulang
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan reformasi tata kelola haji harus dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah praktik kartel.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Wamenhaj: Tata Kelola Haji Harus Transparan agar Praktik Kartel Tak Terulang
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Anggota Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah memperketat pengawasan badal haji dan pembayaran DAM setelah terungkap dugaan penipuan senilai Rp 1,4 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Masjid Ibnu Abbas, Saksi Bisu Jejak Dakwah Rasulullah di Kota Taif
Masjid Ibnu Abbas di Taif menjadi saksi bisu dakwah Rasulullah SAW saat ditolak penduduk setempat. Kini, masjid bersejarah ini menjadi pusat ibadah dan kajian Islam.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Masjid Ibnu Abbas, Saksi Bisu Jejak Dakwah Rasulullah di Kota Taif
Penipuan Badal Haji Fiktif Rp 306 Juta Terbongkar, Korbannya Jamaah dari Merauke
: Kemenhaj RI menertibkan praktik pelanggaran haji, termasuk penipuan badal haji fiktif, penggelapan dana kurban Rp306,8 juta, serta penyusupan jemaah non-prosedural.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Penipuan Badal Haji Fiktif Rp 306 Juta Terbongkar, Korbannya Jamaah dari Merauke
Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Lakukan Penipuan Badal Haji dan Dam, Kerugian Rp 1,4 Miliar
Praktik tersebut merugikan anggota jemaah. Kasus ini terungkap setelah adanya pengaduan dari anggota jamaah yang tidak menerima tanda terima resmi atau receipt dari Adahi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Lakukan Penipuan Badal Haji dan Dam, Kerugian Rp 1,4 Miliar
47 Ribu Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air, Menhaj Soroti Evaluasi Layanan
Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyebut 47.012 jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Proses pemulangan masih berlangsung hingga awal Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
47 Ribu Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air, Menhaj Soroti Evaluasi Layanan
Wamenhaj Minta Layanan Kesehatan Siaga Hadapi Kedatangan Jemaah Haji Gelombang Kedua
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak meminta layanan kesehatan haji di Madinah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kedatangan jemaah gelombang kedua.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Wamenhaj Minta Layanan Kesehatan Siaga Hadapi Kedatangan Jemaah Haji Gelombang Kedua
Bagikan