MerahPutih.com - Uang Tunjangan Hari Raya atau THR menjadi berkah yang selalu ditunggu-tunggu kaum pekerja setiap jelang datangnya hari raya.
Menjelang perayaan Lebaran, umumnya pekerja di Indonesia akan mendapatkan THR. Sayangnya, THR jika tidak dikelola dengan bijak bisa cepat habis.
Untuk itu, memang dibutuhkan trik khusus dalam membuat skala prioritas sehingga tidak salah langkah dalam penggunaan uang THR sehingga tidak lekas habis hanya dalam waktu sekejap.
Baca juga:
"Banyak yang langsung menghabiskan THR tanpa membuat daftar prioritas, seperti kebutuhan mendesak atau tabungan," kata Certified Financial Planner Rista Zwestika, WMI, saat dikonfirmasi media, dikutip dari Antara, Sabtu (8/3).
Rista mengungkapkan ada beberapa kesalahan umum dalam mengelola THR. Terutama, lanjut dia, seperti tekanan sosial dan lebih mementingkan keinginan daripada kebutuhan yang biasa terjadi pada kalangan anak muda yang baru merasakan awal-awal menerima THR
"Mengalokasikan THR untuk hiburan, gawai, atau fesyen trendi alih-alih membayar utang atau kebutuhan pokok. Memenuhi ekspektasi keluarga atau teman dengan memberikan hadiah mahal atau pesta melebihi kemampuan," tutur CEO dan Founder Finante.id. itu.
Baca juga:
Supaya Uang THR Tidak Melayang, Begini Jurus Aman Belanja Online
Lebih jauh, Rista mengungkapkan terjebak sikap impulsif saat belanja juga menjadi salah satu kesalahan umum para pekerja yang baru saja menerima uang THR.
Menurut dia, sikap impulsif itu sangat dipengaruhi gencarnya diskon atau promosi hari raya sehingga boros melakukan pembelian yang tidak esensial. Terutama, lanjut dia, ketika melihat promo-promo di berbagai market place.
Terakhir, Rista mengungkapkan kesalahan melihat uang THR sebagai bonus yang memang harus dihabiskan untuk memuaskan diri. "Menganggap THR sebagai "uang panas" yang harus segera dibelanjakan, tanpa menyisihkan sebagian untuk dana darurat atau investasi sederhana," tandasnya. (*)