Tak Ada Korban Jiwa, DPR Puji Respons Cepat Pemerintah Tangani Kecelakaan Jemaah Haji di Madinah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Tak Ada Korban Jiwa, DPR Puji Respons Cepat Pemerintah Tangani Kecelakaan Jemaah Haji di Madinah

Petugas haji mendokumentasikan bus Shalawat yang akan dipergunakan oleh jamaah haji di Makkah, Arab Saudi, Rabu (29/4/2026). ANTARA/HO-MCH 2026

MerahPutih.com - Respons cepat pemerintah dalam menangani kecelakaan bus yang menimpa jemaah calon haji Indonesia di kawasan Jabal Magnet, Madinah, Arab Saudi, menuai apresiasi dari DPR. Penanganan sigap tersebut dinilai mencerminkan kehadiran negara dalam melindungi warga negara di situasi darurat.

Insiden yang terjadi pada Selasa (28/4) itu mendapat perhatian dari Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq. Ia menyampaikan keprihatinannya, namun juga bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Berdasarkan laporan resmi, tidak terdapat korban jiwa. Sejumlah jemaah mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis secara cepat,” ujar Maman dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/4).

Maman menilai langkah cepat pemerintah, termasuk melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia dan petugas haji di lapangan, patut diapresiasi. Ia menegaskan bahwa koordinasi yang baik antara otoritas terkait menjadi faktor penting dalam memastikan keselamatan jemaah.

Baca juga:

Bus Haji Indonesia Kecelakaan Pulang Ziarah dari Jabal Magnet, 10 Orang Terluka

Selain itu, penanganan medis yang segera diberikan kepada korban dinilai mampu menstabilkan kondisi jemaah yang terluka. Kehadiran petugas di lapangan disebut menjadi kunci dalam proses evakuasi serta pendampingan terhadap jemaah.

“Kehadiran negara dalam situasi darurat seperti ini adalah bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan warga negara,” katanya.

Meski demikian, Maman menilai insiden ini harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan haji. Ia menekankan pentingnya penguatan standar keselamatan, terutama dalam transportasi jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Menurutnya, mitigasi risiko perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Pemerintah diharapkan dapat memastikan seluruh rangkaian ibadah haji berjalan aman, nyaman, dan khusyuk bagi seluruh jemaah.

Baca juga:

Arab Saudi Berikan Proteksi Risiko Penyakit Akibat Cuaca Panas Ekstrem Bagi Jemaah Haji

Komisi VIII DPR, lanjut Maman, akan terus mendorong perbaikan sistem pelayanan haji, termasuk aspek perlindungan jemaah di luar negeri. Evaluasi menyeluruh dinilai penting dilakukan, mulai dari kesiapan armada transportasi hingga prosedur penanganan darurat.

Dengan langkah-langkah tersebut, kualitas penyelenggaraan ibadah haji Indonesia diharapkan semakin meningkat serta mampu memberikan rasa aman bagi jemaah. (Pon)

#Haji 2026 #Info Haji Dan Umrah #Kecelakaan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

224 Jamaah Kloter 43 Tiba di Makassar Tutup Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026
Kepulangan kloter terakhir haji Sulsel di Bandara Hasanuddin menutup operasional haji 2026. Sebanyak 202.636 haji reguler diberangkatkan ke tanah suci.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
224 Jamaah Kloter 43 Tiba di Makassar Tutup Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026
Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan pesawat ringan paling mematikan di Prancis.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
 Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Pulang, Kemenhaj Pastikan Layanan Berlanjut hingga Kloter Terakhir
Kemenhaj mencatat sekitar 90 persen jemaah haji dan petugas telah kembali ke Indonesia. Sebanyak 184.322 orang sudah tiba, layanan tetap berjalan hingga kloter terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Pulang, Kemenhaj Pastikan Layanan Berlanjut hingga Kloter Terakhir
Kisah Tukang Tambal Ban asal Semarang Naik Haji berkat Bantuan Pemerintah Indonesia dan UEA
Sejak mendaftar haji pada 2014, Sulaji dengan tekun menyisihkan penghasilannya sebagai tukang tambal ban untuk mewujudkan cita-cita berhaji.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Tukang Tambal Ban asal Semarang Naik Haji berkat Bantuan Pemerintah Indonesia dan UEA
Layanan Haji Selama Berada di Kota Suci Makkah Ditutup, Seluruh Jemaah Sudah di Madinah
UPG-43 ini menjadi penutup dari seluruh kloter yang ada di fase ataupun gelombang kedua
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Layanan Haji Selama Berada di Kota Suci Makkah Ditutup, Seluruh Jemaah Sudah di Madinah
135 Ribu Jemaah Haji Sudah Pulang ke Indonesia, Kemenhaj Kembali Imbau Soal Air Zamzam
Sebanyak 135.872 jemaah dan petugas haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air per 21 Juni. Kemenhaj kembali ingatkan soal membawa air zamzam.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
135 Ribu Jemaah Haji Sudah Pulang ke Indonesia, Kemenhaj Kembali Imbau Soal Air Zamzam
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Jadi Contoh
Kementerian Haji dan Umrah mengajak jemaah haji menjadikan kepulangan dari Tanah Suci sebagai awal untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Jadi Contoh
55 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Tekankan Larangan Bawa Air Zamzam
Sebanyak 114.236 jemaah dan petugas haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Kemenhaj mengingatkan jemaah agar tidak membawa air zamzam dalam koper.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
55 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Tekankan Larangan Bawa Air Zamzam
Haji 2026, Kang Cucun: Presiden Perintahkan Antrean Dipangkas Lagi
Presiden ingin agar antrean ibadah haji yang saat ini hampir mencapai 30 hingga 40 tahun dapat ditekan menjadi sekitar 26 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Haji 2026, Kang Cucun: Presiden Perintahkan Antrean Dipangkas Lagi
Presiden Prabowo Kasih Catatan Khusus untuk Kualitas Layanan Ibadah Haji 2026, Tahun Depan Harus Lebih Baik
Presiden Prabowo meminta kualitas layanan haji terus ditingkatkan, terutama pada aspek konsumsi, akomodasi, dan persiapan layanan yang dilakukan lebih awal.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Presiden Prabowo Kasih Catatan Khusus untuk Kualitas Layanan Ibadah Haji 2026, Tahun Depan Harus Lebih Baik
Bagikan