MerahPutih.com - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berlangsung. Hingga hari ke-59 operasional haji dan hari ke-17 masa pemulangan, sebanyak 114.236 jemaah dan petugas atau sekitar 55 persen dari total jemaah telah kembali ke Tanah Air.
Juru Bicara Kementerian Haji (Kemenhaj), Maria Assegaff, mengatakan proses kepulangan berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
“Atau sekitar 55 persen dari total jemaah haji Indonesia telah tiba di tanah air,” ujar Maria Assegaff di Madinah, Arab Saudi, dikutip Jumat (19/6).
Selain itu, sebanyak 192 kelompok terbang (kloter) yang terdiri atas 74.441 jemaah dan petugas telah bergerak dari Makkah menuju Madinah sebagai bagian dari proses pemulangan gelombang kedua.
Baca juga:
Kepatuhan Jemaah Dinilai Dukung Kelancaran Pemulangan
Maria menegaskan kepatuhan jemaah terhadap aturan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketertiban operasional pemulangan haji.
Salah satu aturan yang terus diingatkan adalah larangan membawa air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin.
“Kepatuhan ini sangat membantu petugas dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran penerbangan, sekaligus mempercepat proses pemeriksaan di bandara," tegasnya.
Menurut Maria, kedisiplinan yang ditunjukkan para jemaah selama fase pemulangan mencerminkan semangat tanggung jawab dan kebersamaan yang telah terbangun selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
"Kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah. Sikap tertib dan kooperatif yang ditunjukkan jemaah Indonesia patut diapresiasi karena turut mendukung suksesnya operasional pemulangan haji tahun ini," lanjutnya.
Baca juga:
Jemaah Diingatkan Jaga Dokumen dan Aturan Bagasi
Kemenhaj kembali mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga paspor dan dokumen perjalanan dengan baik. Selain itu, jemaah juga diminta memastikan barang bawaan telah sesuai dengan ketentuan maskapai dan otoritas penerbangan.
Maria kembali menegaskan bahwa air zamzam tidak diperbolehkan dibawa di dalam koper maupun tas kabin.
Air zamzam akan dibagikan secara resmi kepada jemaah setibanya di debarkasi di Indonesia. Karena itu, jemaah tidak perlu membawa air zamzam di dalam koper. Kami berharap seluruh jemaah tetap mematuhi ketentuan ini demi kelancaran proses pemulangan,
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Asegaff.
Di akhir keterangannya, Maria mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kemabruran haji yang telah diraih dengan menerapkan nilai-nilai yang dipelajari selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Menurut dia, ibadah haji tidak berhenti saat jemaah meninggalkan Arab Saudi, tetapi harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke Indonesia.
"Haji tidak berakhir saat jemaah meninggalkan Tanah Suci. Nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, persaudaraan, dan kepedulian sosial yang telah dipelajari selama berhaji hendaknya terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Maria. (Knu)