MerahPutih.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengajak jemaah haji menjadikan kepulangan dari Tanah Suci sebagai awal untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, mengatakan nilai-nilai yang tumbuh selama menjalankan ibadah haji, seperti kesabaran, kedisiplinan, kepedulian, persaudaraan, dan keikhlasan, perlu terus dijaga setelah jemaah kembali ke Tanah Air.
Perjalanan haji tidak berhenti ketika jemaah tiba di rumah. Justru dari sanalah pengabdian baru dimulai.
Nilai kemabruran harus tercermin dalam sikap, kepedulian, serta kontribusi nyata kepada keluarga dan masyarakat,
ujar Maria di Makkah dikutip Minggu (21/6).
Menurut Maria, kepatuhan dan kedisiplinan jemaah selama proses pemulangan turut menentukan kelancaran pelayanan.
Baca juga:
55 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Tekankan Larangan Bawa Air Zamzam
Maria juga mengingatkan jemaah agar menjaga paspor, kartu identitas haji, boarding pass, dan dokumen penting lainnya selama perjalanan.
“Jemaah diminta tidak menitipkan dokumen kepada pihak yang tidak berkepentingan serta segera melapor kepada petugas apabila mengalami kehilangan atau kendala,” tutur Maria.
Selain dokumen perjalanan, jemaah perlu memeriksa kembali barang bawaan sebelum meninggalkan hotel, bus, maupun area bandara.
Koper dan tas kabin juga harus dilengkapi identitas yang jelas agar mudah dikenali saat tiba di Indonesia.
“Menjelang kepulangan, jangan sampai rasa gembira membuat jemaah lengah. Pastikan dokumen selalu berada dalam pengawasan, periksa kembali barang bawaan, dan ikuti seluruh arahan petugas sampai tiba di daerah masing-masing,” pesan Maria.
Hingga Sabtu (20/6) sebanyak 267 kelompok terbang atau kloter telah diberangkatkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Jumlah tersebut terdiri atas 103.687 jemaah dan 1.066 petugas, sehingga total yang dipulangkan melalui Jeddah mencapai 104.753 orang.
Sementara itu, melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, telah diberangkatkan 70 kloter yang membawa 26.898 jemaah dan 281 petugas, dengan jumlah keseluruhan 27.179 orang.
Secara kumulatif, sebanyak 329 kloter telah tiba di Indonesia, terdiri atas 127.709 jemaah dan 1.316 petugas. Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 129.025 orang. (Knu)