Nuzulul Quran adalah salah satu malam istimewa di bulan Ramadan yang selalu dinantikan umat Islam di seluruh dunia. Peristiwa ini diperingati setiap tanggal 17 Ramadan, sebagai momentum turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.
Pada tahun 2026, berdasarkan penetapan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026, maka 17 Ramadhan bertepatan dengan 7 Maret 2026.
Malam Nuzulul Quran menjadi pengingat akan awal mula diturunkannya Al-Quran sebagai pedoman hidup umat manusia.
Selain nilai historisnya, malam ini dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca juga:
Nuzulul Quran
Apa Makna Nuzulul Quran bagi Umat Islam?
Secara bahasa, Nuzulul Quran berarti “turunnya Al-Quran”. Peristiwa ini merujuk pada turunnya wahyu pertama dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
Wahyu pertama ini menjadi awal dari proses panjang penurunan Al-Quran yang berlangsung secara bertahap.
Dalam kitab Al-Adzkar, Imam Nawawi menjelaskan bahwa pada malam Nuzulul Quran, Malaikat Jibril datang kepada Nabi Muhammad SAW dan memerintahkan beliau membaca Al-Quran serta menjelaskan hukum-hukum syariat:
"Telah datang dari beberapa sahabat kami bahwa pada malam Nuzulul Quran turunlah Jibril as ke hadapan Nabi SAW dan beliau memerintahkan beliau membaca Al-Quran dengan berbagai macam bacaannya, menunjukkan cara membacanya dengan baik, serta memberikan penjelasan tentang hukum-hukum syariat Islam."
Momentum ini menegaskan pentingnya Al-Quran sebagai sumber petunjuk, hukum, dan pedoman moral bagi umat Islam.
Baca juga:
Ramadan 2026 Dimulai 19 Februari, Simak 30 Ucapan dan Desain Kartu AI

Ilustrasi bulan Ramadan. Foto Freepik
Tanggal Nuzulul Quran 2026
Berdasarkan kalender Kementerian Agama, malam Nuzulul Quran 2026 jatuh pada Jumat, 6 Maret 2026 malam atau setelah Magrib.
Sedangkan menurut kalender PP Muhammadiyah, malam ini jatuh pada Kamis, 5 Maret 2026 malam. Namun, penetapan resmi untuk 17 Ramadhan 1447 H adalah Sabtu, 7 Maret 2026.
Peristiwa Nuzulul Quran erat hubungannya dengan Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan dan keberkahan, yang juga terjadi pada bulan Ramadhan.
Wahyu Al-Quran pertama turun kepada Rasulullah SAW di Gua Hira melalui Surat Al Alaq ayat 1-5.
Keutamaan Malam Nuzulul Quran
Malam Nuzulul Quran memiliki berbagai keutamaan bagi umat Islam, antara lain:
Baca juga:
Poster Ramadan 2026: 50 Prompt AI Plus Ucapan, Cocok untuk Media Sosial
- Mendapat keberkahan dari Allah SWT
- Diampuni dosa-dosanya
- Meraih pahala berlipat ganda
- Menguatkan spiritualitas dan hubungan dengan Al-Quran
Umat Islam dianjurkan menghayati dan mengamalkan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, sebagai wujud syukur atas turunnya wahyu yang menjadi pedoman hidup.
Amalan yang Dianjurkan pada Malam Nuzulul Quran
Berikut sejumlah amalan yang disunnahkan untuk dilakukan pada malam Nuzulul Quran:
1. Memperbanyak Membaca Al-Quran
Sesuai makna Nuzulul Quran, umat Islam dianjurkan memperbanyak tilawah. Ramadhan dikenal sebagai bulan Al-Quran, sehingga banyak yang berlomba-lomba mengkhatamkan bacaan Al-Qurannya.
Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik ibadah umatku adalah membaca Al-Quran.” (Riwayat Nu’man Ibnu Basyir)
Membaca Al-Quran di malam ini membantu umat Islam memahami dan mengamalkan kandungan ayat suci dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga:
Imsak Surabaya dan Sekitarnya 2026: Jadwal Lengkap Waktu Sahur, Buka Puasa, Salat
2. Memperbanyak Dzikir
Dzikir merupakan cara seorang hamba untuk terus mengingat Allah SWT. Pada malam Nuzulul Quran, dzikir menjadi ibadah yang sangat dianjurkan. Al-Quran menegaskan:
"Sungguh, mengingat Allah (dzikrullah) itu lebih besar keutamaannya daripada ibadah yang lain. Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al Ankabut: 45)
Dzikir dapat dilakukan melalui tasbih, tahmid, takbir, tahlil, dan doa-doa lainnya.
3. Melaksanakan Shalat Malam (Qiyamul Lail)
Shalat malam adalah ibadah yang dianjurkan setelah shalat wajib. Hadis riwayat Ath-Thabrani menyatakan:
"Kemuliaan seorang mukmin terletak pada shalat malam dan kehormatannya terletak pada tidak bergantung kepada manusia."
Shalat malam membantu mendekatkan diri kepada Allah dan memperoleh ketenangan spiritual.
4. Melakukan I’tikaf
I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribadah, memperbanyak tilawah, dzikir, doa, dan shalat sunnah. Niat i’tikaf:
"Aku berniat i’tikaf di masjid ini karena Allah."
Baca juga:
Jadwal Imsak Medan Hari Ini, Waktu Sahur, Buka Puasa Lengkap
I’tikaf memperkuat kualitas ibadah dan kesadaran spiritual umat Muslim di penghujung pertengahan Ramadhan.
Persiapan Menyambut Malam Nuzulul Quran
Malam Nuzulul Quran menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas ibadah, terutama menjelang sepuluh malam terakhir Ramadhan yang penuh berkah.
Umat Islam dianjurkan memperbanyak tilawah, dzikir, shalat malam, dan i’tikaf, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT agar memperoleh ampunan, keberkahan, dan pahala berlipat.
Dengan memahami makna, keutamaan, dan amalan malam Nuzulul Quran, setiap Muslim dapat merayakan momen ini dengan penuh kesadaran spiritual dan menjadikannya momentum memperkuat hubungan dengan Al-Quran dan Allah SWT.