Merahputih.com - Suasana anak-anak Yatim Piatu bertadarus dan bersholawat menunggu waktu berbuka puasa di Panti Asuhan Yakin, Kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026).
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan ibu kota yang tak pernah benar-benar berhenti, terdapat sebuah ruang yang menghadirkan ketenangan dan harapan. Di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Panti Asuhan Yakin berdiri sebagai oase di tengah padatnya Kota Jakarta. Di tempat inilah ratusan anak yatim piatu hidup, tumbuh, dan saling menguatkan dalam kebersamaan.
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di panti asuhan itu terasa hangat dan penuh kekhusyukan. Anak-anak berkumpul di ruang utama, duduk berjejer rapi dengan mushaf Al-Qur’an di tangan. Lantunan ayat suci terdengar pelan namun merdu, berpadu dengan suara sholawat yang mengalun dari bibir-bibir kecil mereka. Kegiatan tadarus dan bersholawat menjadi rutinitas yang mereka jalani setiap sore selama bulan Ramadan, sembari menunggu azan magrib berkumandang.
Bagi anak-anak di Panti Asuhan Yakin, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang kebersamaan dan kehangatan yang mereka bangun bersama. Di tempat inilah mereka belajar tentang nilai kesabaran, keikhlasan, dan persaudaraan. Meski datang dari latar belakang kehidupan yang berbeda, mereka dipersatukan oleh harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Panti Asuhan Yakin bukan sekadar tempat tinggal bagi ratusan anak yatim piatu tersebut. Ia menjadi rumah yang menghadirkan rasa aman, tempat mereka berteduh dari kerasnya kehidupan kota. Di tengah padatnya bangunan dan ramainya aktivitas Jakarta, panti ini menjadi ruang kecil yang dipenuhi doa, tawa, serta semangat untuk terus melangkah maju.
Ketika azan magrib akhirnya terdengar dari masjid sekitar, wajah-wajah anak-anak itu pun tampak sumringah. Mereka bersiap membatalkan puasa bersama, menikmati hidangan sederhana yang tersaji di hadapan mereka. Momen berbuka puasa itu terasa istimewa, bukan hanya karena makanan yang disantap, tetapi karena kebersamaan yang mereka rasakan. Di Panti Asuhan Yakin, di tengah hiruk-pikuk Jakarta, harapan dan kasih sayang terus tumbuh bersama mereka. (Foto: MP/Didik Setiawan).