Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cara Bijak Menghabiskan Duit THR di Tahun 2026 Ini

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
Cara Bijak Menghabiskan Duit THR di Tahun 2026 Ini

Ilustrasi - Warga memperlihatkan uang baru tahun emisi 2022 saat penukaran uang pada mobil kas keliling BI di GOR Jayabaya, Kediri, Sabtu (25/3/2023). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/rwa.

MerahPutih.com - Pemerintah mulai mncaiarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Aparat Sipil Negara, dan juga berbagai perusahaan swasta juga mulai melakukan hal yang sama.

THR ini selalu menjadi momen yang ditunggu banyak orang menjelang Idul Fitri. Selain membantu memenuhi berbagai kebutuhan selama perayaan.

Namun, jika dikelola dengan perencanaan yang baik, THR juga bisa menjadi langkah awal untuk menyiapkan masa depan yang lebih stabil secara finansial apalagi di tengah kondisi ekonomi yang melemah.

Salah satu cara yang sering dipilih masyarakat untuk menjaga nilai uang adalah dengan berinvestasi pada emas.

Baca juga:

Bendahara Negara Janji Semua ASN dan Pensiunan Sudah Pegang THR Pekan Depan

Instrumen ini dikenal relatif stabil dan mudah dipahami oleh banyak orang. Data dari World Gold Council bahkan menunjukkan bahwa sekitar dua dari tiga orang Indonesia atau sekitar 67 persen memiliki investasi emas dalam berbagai bentuk.

Agar THR tidak habis begitu saja, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengelolanya secara lebih bijak.

Berikut ini bebedapa tips sederhana untuk mengolah THR dengan bijak.

1. Menentukan tujuan keuangan sejak awal

Langkah pertama yang penting dilakukan adalah menentukan tujuan penggunaan THR. Tambahan pendapatan ini sebaiknya tidak diperlakukan sebagai “uang kaget” yang langsung dihabiskan.

Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah membagi THR ke dalam beberapa kebutuhan. Misalnya, sebagian untuk kebutuhan hari raya, sebagian untuk tabungan atau dana darurat, sebagian untuk investasi, dan sebagian lagi untuk kegiatan sosial atau berbagi.

Dengan cara ini, penggunaan THR menjadi lebih terarah. Selain memenuhi kebutuhan saat Lebaran, ada pula porsi yang disisihkan untuk masa depan.

2. Memulai investasi secara bertahap

Banyak orang mengira investasi baru bisa dilakukan jika memiliki dana besar. Padahal, memulai dari nominal kecil justru dapat membantu membangun kebiasaan finansial yang sehat.

Investasi emas, misalnya, sering dipilih sebagai instrumen jangka panjang karena dianggap mampu menjaga nilai aset dari pengaruh inflasi.

Dengan memulai secara bertahap, seseorang dapat membangun portofolio investasi tanpa harus mengorbankan kebutuhan utama.

Kebiasaan kecil seperti ini dalam jangka panjang dapat memberikan manfaat yang besar bagi kondisi keuangan seseorang.

3. Memahami karakter investasi

Meskipun dikenal relatif stabil, harga emas tetap mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Karena itu, memahami karakter pergerakan harga menjadi bagian penting sebelum memutuskan berinvestasi.

Dalam jangka waktu yang lebih panjang, misalnya lima tahun atau lebih, emas secara historis sering menunjukkan tren yang cenderung meningkat. Hal inilah yang membuatnya banyak dipilih sebagai salah satu instrumen untuk tujuan keuangan jangka panjang.

Dengan memahami pola tersebut, seseorang dapat mengambil keputusan investasi dengan lebih tenang dan tidak mudah panik ketika harga mengalami fluktuasi dalam jangka pendek.

4. Mengutamakan keamanan dan kemudahan

Di tengah perkembangan teknologi dan berbagai pilihan investasi yang tersedia saat ini, kemudahan akses memang semakin terbuka. Meski begitu, faktor keamanan tetap harus menjadi pertimbangan utama.

Memilih cara investasi yang jelas, transparan, dan mudah dipantau akan membantu menjaga nilai uang yang telah disisihkan dari hasil kerja keras.


Perlu diingat bahwa THR bukan hanya tentang tambahan penghasilan menjelang Lebaran. Dengan pengelolaan yang tepat, dana tersebut juga bisa menjadi langkah awal membangun kebiasaan finansial yang sehat dan menyiapkan masa depan yang lebih terencana. (Tka)

#THR #Ramadan #Idul Fitri
Bagikan
Ditulis Oleh

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.

Berita Terkait

3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Ramadan Runway berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp 7,9 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Polda Metro Jaya Turunkan 2.470 Personel Pastikan Keamanan Jabodetabek Tetap Kondusif Pasca Lebaran 2026
Polda Metro Jaya menggelar Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pengamanan pasca Operasi Ketupat Jaya 2026 di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Kamis (26/3).
Frengky Aruan - Kamis, 26 Maret 2026
Polda Metro Jaya Turunkan 2.470 Personel Pastikan Keamanan Jabodetabek Tetap Kondusif Pasca Lebaran 2026
Hampir 5 Persen ASN 'Tak Ada Kabar' Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran 2026, Pemprov DKI Siapkan Hukuman Sanksi Disiplin
ASN yang tidak hadir tanpa keterangan yang sah akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Frengky Aruan - Kamis, 26 Maret 2026
Hampir 5 Persen ASN 'Tak Ada Kabar' Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran 2026, Pemprov DKI Siapkan Hukuman Sanksi Disiplin
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Temui Jokowi di Momen Idul Fitri, Budi Arie Tanggapi soal Viral Tembok Ratapan Solo
Ketua Projo Budie Arie beetemu Presiden ke-7 Jokowi di kediamannya di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (25/3).
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Temui Jokowi di Momen Idul Fitri, Budi Arie Tanggapi soal Viral Tembok Ratapan Solo
Presiden Prabowo Telepon Sejumlah Kepala Negara Islam, Silaturahmi Idul Fitri 1447 H hingga Perkuat Kerja Sama Internasional
Komunikasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi RI 1 dengan para pemimpin negara sahabat.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Maret 2026
 Presiden Prabowo Telepon Sejumlah Kepala Negara Islam, Silaturahmi Idul Fitri 1447 H hingga Perkuat Kerja Sama Internasional
Sejumlah Provinsi Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat Lebaran 2026, Lapor BNPB
BNPB melaporkan sejumlah provinsi menghadapi bencana hidrometeorologi pada 21-22 Maret 2026 atau saat Idul Fitri 1447 Hijriah.
Frengky Aruan - Senin, 23 Maret 2026
Sejumlah Provinsi Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat Lebaran 2026, Lapor BNPB
Kiat Bijak Kelola THR Lebaran, 7 Cara Agar Tak Habis Sia-Sia!
Mengelola uang Tunjangan Hari Raya (THR) lebaran kerap menjadi tantangan tersendiri.
Wisnu Cipto - Senin, 23 Maret 2026
Kiat Bijak Kelola THR Lebaran, 7 Cara Agar Tak Habis Sia-Sia!
Lirik Lagu Lahir Batin, Karya Baru Masdddho Tentang Refleksi Diri di Hari Raya
Sosok Masdddho dikenal konsisten menghadirkan karya yang sarat emosi dan dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Lirik Lagu Lahir Batin, Karya Baru Masdddho Tentang Refleksi Diri di Hari Raya
Bagikan