MerahPutih.com - Ribuan jemaah haji asal Indonesia secara bertahap sudah masuk Arab Saudi. Hanya tinggal hitungan hari, jutaan Jemaah haji dari seluruh dunia, akan wukuf pada musim haji 2026.
Satuan Tugas Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) meninjau kesiapan sarana prasarana di Arafah guna memastikan keamanan dan kenyamanan jamaah calo haji Indonesia saat pelaksanaan wukuf pada musim haji 2026.
Kepala Satuan Operasi (Satops) Armuzna Surnadi di Makkah, Senin, mengatakan pengecekan tersebut difokuskan pada penentuan posisi markas, rute pergerakan, dan sistem evakuasi di 10 sektor ad hoc yang akan menampung jemaah.
"Fokus kami hari ini memastikan kedudukan markas, rute murur, dan sistem evakuasi. Jangan sampai ada yang terlewat, sehingga jamaah dapat menempati tenda dan melaksanakan wukuf dengan aman, nyaman, dan khusyuk," ujarnya.
Berdasarkan tinjauan lapangan tersebut, satgas mencatat sejumlah evaluasi penting segera dikoordinasikan dengan pihak syarikah atau perusahaan penyedia layanan di Arab Saudi, salah satunya terkait dengan peninjauan ulang posisi markas.
Selain itu, tim memastikan kesiapan petugas dan jalur bus taradudi (shuttle) yang akan digunakan untuk pergerakan jemaah pada 9 Dzulhijjah.
Untuk mengoptimalkan pelayanan, Satgas Arafah akan mengerahkan kekuatan penuh personel yang 586 petugas.
Ratusan petugas tersebut akan mulai menempati pos mereka masing-masing pada 7 Dzulhijjah, pukul 15.30 Waktu Arab Saudi (WAS).
Nantinya, setiap sektor ad hoc akan bertanggung jawab secara komprehensif dalam melayani kebutuhan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kesehatan jemaah haji.