MerahPutih.com - Pemerintah tengah mengupayakan efisiensi pelaksanaan ibadah haji dengan mengurangi masa tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi. Upaya tersebut dibahas dalam pertemuannya dengan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi, Saleh bin Nasser Al-Jasser.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf mengatakan pemerintah Saudi sangat mendukung program pembangunan Kampung Haji dan mereka berharap segera dimulai pembangunannya.
Selain pembangunan Kampung Haji, kedua pihak juga membahas langkah untuk mengefisienkan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia melalui pengurangan masa tinggal jamaah di Arab Saudi.
"Kita juga minta dalam rangka mengefisienkan pelaksanaan haji kita berupaya mengurangi masa tinggal di Saudi dengan cara menambah slot penerbangan dari Saudi maupun dari Indonesia sehingga itu akan bisa mengurangi masa tinggal di Saudi. Alhamdulillah Yang Mulia Menteri Transportasi Saudi juga memberikan dukungannya," ujarnya.
Baca juga:
Operasional Jemaah Haji 2026 Rampung, Menhaj RI Catat Sejumlah Kekurangan
Saat ditanya apakah efisiensi tersebut dilakukan untuk mengurangi biaya haji yang harus ditanggung jemaah, Irfan mengatakan, pembahasan mengenai komponen biaya merupakan mekanisme yang berbeda. Tetapi diyakini kebijakan tersebut akan memberikan pengaruh.
Menteri Saleh menyampaikan, dalam pertemuannya dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Indonesia Dudy Purwagandhi, telah dibahas penguatan kerja sama di bidang transportasi dan layanan logistik antara kedua negara.
Selain membahas peluang investasi di sektor maritim, pertukaran pengalaman dan keahlian di bidang perkeretaapian, dibicarakan pula penambahan frekuensi penerbangan antar kedua negara melalui maskapai Arab Saudi.
“Kami juga membahas peningkatan frekuensi penerbangan antara kedua negara, baik oleh Saudia maupun Riyadh Air, yang diperkirakan akan mulai melayani rute ke Jakarta dalam beberapa bulan mendatang,” kata Saleh.
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas pelayanan bagi seluruh jemaah haji dengan menyediakan berbagai kemudahan selama berada di Tanah Suci, termasuk bagi jamaah asal Indonesia yang merupakan kelompok jamaah terbesar.
Arab Saudi terus mengembangkan berbagai infrastruktur pendukung, di antaranya Kereta Cepat Haramain, Kereta Al-Mashaer, perluasan kawasan Jamarat, serta sejumlah proyek pengembangan lainnya.