Hikayat

Tausyiah

Info Ramadan

Kuliner

Quran

Info Imsakiyah

Jadwal Sholat

Berita Indonesia

224 Jamaah Kloter 43 Tiba di Makassar Tutup Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026

Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026

MerahPutih.com - Kepulangan 224 jamaah haji Sulawesi Selatan kloter 43 di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (1/7), menandai berakhirnya operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi secara nasional.

Baca juga:

Pemerintah Cari Skema Biaya Haji Bisa Lebih Murah Pada Tahun 2027

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf yang akrab disapa Gus Irfan itu menyatakan seluruh jamaah haji Indonesia telah kembali ke tanah air dengan selamat.

“Alhamdulillah, seluruh jamaah haji Indonesia telah kembali ke tanah air dengan selamat. Atas nama Kementerian Haji dan Umrah, saya menyatakan operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi secara resmi telah berakhir,” kata Menhaj Mochamad Irfan Yusuf, saat jumpa pers, Rabu (1/7).

Tantangan dan Inovasi Layanan

Sepanjang operasional haji tahun ini, pemerintah memberangkatkan 527 kloter dengan total 202.636 haji reguler dari 16 embarkasi. Dilansir Antara, Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) mengirimkan 16.585 haji khusus dan 1.016 petugas haji khusus.

Penyelenggaraan haji 2026 diwarnai tantangan besar dengan karakteristik jamaah beragam: 44.247 lansia, 170.700 berisiko tinggi, 370 berkebutuhan khusus, dan 275 pengguna kursi roda.

Baca juga:

Aset Badan Pengelola Keuangan Haji Tembus Rp 201 T, Investasi Terbesar di SBSN

Untuk mendukung ibadah, pemerintah menyiapkan 24,18 juta boks makanan, mengoperasikan 15.212 bus antarkota perhajian dan 11.990 trip bus shalawat, serta menghadirkan layanan kesehatan berlapis melalui tenaga medis di kloter, klinik satelit, KKHI, hingga kerja sama dengan RS Arab Saudi.

Kemenhaj juga menghadirkan inovasi berupa alokasi kuota provinsi lebih berkeadilan, penurunan biaya haji tanpa mengurangi kualitas layanan, penambahan embarkasi fast track, digitalisasi layanan, serta percepatan kontrak layanan di Arab Saudi.

Baca juga:

Badan Pengelola Keuangan Haji Buka Lowongan Kerja Baru, Klik Syarat dan Cara Daftarnya!

Evaluasi Haji 2026

Gus Irfan menegaskan berakhirnya operasional bukan akhir dari ikhtiar peningkatan pelayanan. Evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Kami mencatat masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait layanan di Mina dan penguatan implementasi istithaah kesehatan,” Menhaj Mochamad Irfan Yusuf.

"Seluruh catatan tersebut akan menjadi fokus evaluasi agar penyelenggaraan haji ke depan semakin profesional, aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan jamaah," tandas Menhaj. (*)

Baca Artikel Asli