MerahPutih.com - Korlantas Polri menyebut, arus mudik di Tol Jakarta Cikampek terpantau padat saat arus mudik Kamis (27/3) pagi ini. Sehingga, Polri langsung melakukan rekayasa lalu lintas.
"Pagi ini arus lalu lintas cukup padat maka dari itu Korlantas Polri dengan Polda Jawa Barat melakukan contraflow awal, contraflow tahap 1 pada KM 55-160 dan KM 162- KM 169," kata Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, kepada wartawan, Kamis (27/3).
Agus menjelaskan rekayasa lalin itu dilakukan karena kondisi arus lalu lintas mudik pagi ini mulai mengalami kepadatan. Upaya itu diharapkan bisa memperlancar kondisi lalin menuju Trans Jawa.
"Ini tentunya berkaitan dengan kondisi rest area sehingga untuk memperlancar arus menuju Trans Jawa kami melakukan contraflow tahap pertama," katanya.
Baca juga:
Belum Terapkan Contraflow dan One Way Nasional, Korlantas Polri Masih ‘Cek Ombak’
Sebelumnya, Polri merilis data pergerakan lalu lintas kelar dan masuk Jakarta H-6 Lebaran. Tercatat ribuan kendaraan keluar Jakarta melalui GT Cikampek Utama (Cikatama).
“Volume arus lalu lintas yang keluar Jakarta melalui GT Cikampek Utama (arah Tol Trans Jawa) sebanyak 52.561 kendaraan, sedangkan untuk yang masuk Jakarta melalui GT Cikampek Utama (arah Jakarta) sebanyak 26.242 kendaraan,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Erdi Ardimulan Chaniago.
Kemudian, volume arus lalu lintas yang keluar Jakarta melalui GT Tol Cikupa arah Merak sebanyak 46.452 kendaraan.
Baca juga:
Masjid Jadi Tempat Istirahat saat Mudik Lebaran 2025, Pemudik Bisa Tidur hingga Mandi
Sedangkan untuk yang masuk Jakarta melalui GT Tol Cikupa sebanyak 45.302 kendaraan.
“Volume arus lalu lintas yang keluar Jakarta melalui GT Ciawi arah Bogor sebanyak 31.722 kendaraan, sedangkan untuk yang masuk Jakarta melalui GT Ciawi sebanyak 30.890 kendaraan,” jelasnya.
Volume arus lalu lintas yang keluar Jakarta melalui GT Kalihurip Utama arah Bandung, ujarnya, mencapai 29.196 kendaraan.
Sedangkan untuk yang masuk Jakarta melalui GT Kalihurip Utama sebanyak 26.077 kendaraan. (Knu)