MERAHPUTIH.COM - PENUMPANG KRL tak perlu khawatir saat berpuasa Ramadan 1447 H. KAI Commuter mengizinkan para pengguna Commuter Line berbuka puasa di dalam rangkaian kereta. Kebijakan itu menjadi bentuk apresiasi dan fasilitas bagi masyarakat yang masih terjebak dalam perjalanan saat azan magrib berkumandang.
VP of Corporate Secretary of KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan kelonggaran ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi para penumpang agar tetap bisa menjalankan kewajiban ibadah tepat waktu.
“Pengguna diperbolehkan untuk membatalkan puasa Ramadan dengan makanan dan minuman ringan saat waktu berbuka tiba di dalam kereta,” kata Karina kepada wartawan di Jakarta, Rabu (18/2).
Namun, kebebasan ini tetap disertai dengan batasan tertentu demi menjaga kenyamanan penumpang lain yang berada di dalam gerbong yang sama. Pihak manajemen menekankan pentingnya etika makan dan minum selama di perjalanan agar suasana tetap kondusif.
Baca juga:
Pengguna Commuter Line Terus Meningkat, KAI Datangkan 12 Rangkaian Kereta
Penumpang dilarang mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki aroma menyengat yang berpotensi mengganggu sirkulasi udara di dalam rangkaian kereta yang tertutup. Selain itu, petugas di lapangan maupun sistem informasi di dalam gerbong juga akan secara aktif memberikan pengumuman langsung begitu waktu berbuka puasa telah tiba sehingga penumpang tidak perlu khawatir terlewat.
Sebagai bentuk dukungan tambahan, KAI Commuter juga menyiagakan fasilitas water station atau dispenser air minum gratis yang tersebar di berbagai stasiun strategis. Fasilitas itu dirancang agar penumpang dapat mengisi ulang botol minum mereka secara praktis dan ekonomis tanpa harus bergantung pada minuman kemasan plastik. Hal ini sejalan dengan kampanye ramah lingkungan yang sedang digalakkan perusahaan transportasi pelat merah tersebut.
Terkait dengan masalah kebersihan, KAI Commuter memberikan peringatan keras agar seluruh pengguna tetap disiplin dalam menjaga kebersihan area kereta dan tidak meninggalkan limbah makanan di bawah kursi atau di celah gerbong. “Agar keasrian dan kenyamanan transportasi publik tetap terjaga bagi penumpang berikutnya,” jelas Karina.
Meskipun terdapat penyesuaian aturan makan dan minum, jadwal operasional Commuter Line selama bulan Ramadan dipastikan tidak mengalami perubahan atau pengurangan jadwal.
Untuk wilayah Jabodetabek dan Yogyakarta, tersedia 1.065 perjalanan setiap harinya yang beroperasi mulai pukul 04.00 hingga tengah malam. Sementara itu, layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta tetap melayani 70 perjalanan, diikuti Commuter Line Merak dengan 14 perjalanan rutin setiap hari.(knu)
Baca juga:
MRT Jakarta Izinkan Buka Puasa di Kereta, Begini Ketentuannya