Konsumsi BBM Dipastikan Melonjak Saat Idul Fitri, Banyak Warga Balik Kampung

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Februari 2025
Konsumsi BBM Dipastikan Melonjak Saat Idul Fitri, Banyak Warga Balik Kampung

Iustrasi (Foto: Pertamina)

MerahPutih.com -Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dipastikan akan mengalami lonjakan saat Hari Raya Idul Fitri atau tepatnya pada saat arus mudik dan balik Lebaran 2025, pada Maret mendatang.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan menyampaikan, jenis Pertamax diprediksi naik 16,7 persen. Peningkatan tersebut terjadi karena pada masa Idul Fitri, terjadi peningkatan mobilitas masyarakat untuk kembali ke kampung halaman.

Apabila dibandingkan dengan data penjualan Pertamax pada Januari 2025, diprediksi terjadi peningkatan penjualan dari 18.606 kiloliter (KL) per hari, menjadi 21.713 KL per hari pada periode Ramadan.

Sedangkan, untuk produk lain seperti Pertamax Turbo, diprediksi terjadi peningkatan sebesar 14,9 persen, dari 734 KL per hari, menjadi 843 KL per hari, Pertamax Green diprediksi mengalami peningkatan 92,1 persen, dari 17 KL per hari menjadi 33 KL per hari.

Baca juga:

BI Didesak Tahan Suku Bunga Biar Harga Barang di Ramadan Tidak Naik

"Pertamax Green kalau kita lihat peningkatannya cukup tinggi, 92 persen. Ini dikarenakan volume Pertamax Green itu masih sangat kecil dan hanya ada di wilayah Jakarta dan di Jawa Timur," katanya.

Ia mengatakan, adanya kunjungan dari penduduk yang kembali ke kampung halamannya, diprediksi akan meningkatkan konsumsi Pertamax Green. Kemudian, konsumsi Pertalite juga diprediksi akan mengalami peningkatan sebesar 11,2 persen, dari 74.503 KL per hari menjadi 82.846 KL per hari.

Untuk peningkatan konsumsi avtur sebesar lima persen, dari 12.523 KL per hari menjadi 13.150 KL per hari dan kebutuhan LPG selama periode Ramadhan dan Idul Fitri, yakni dari 28.412 MT per hari, menjadi 30.926 MT per hari atau ada peningkatan sebesar 6,7 persen.

Sementara, konsumsi solar maupun biosolar diprediksi mengalami penurunan. Untuk konsumsi solar diprediksi turun 14 persen, dari 43.584 KL per hari menjadi 37.467 KL per hari.

"Solar atau Biosolar itu mengalami penurunan khususnya dari aktivitas yang dilakukan oleh sektor industri,” ucapnya.

#Iqra #Ramadan #Info Ramadhan #Pertamina
Bagikan
Ditulis Oleh

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.

Berita Terkait

Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Gelombang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menggema. Malam puncak 25 Agustus bukan sekadar ritual, melainkan momentum spiritual umat Islam.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT
Pertamina menunda pengoperasian Terminal BBM Reo di Manggarai, NTT pascagempa magnitudo 7,7. Dermaga masih menunggu tes struktur.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT
Update Terbaru Harga BBM Per 17 Agustus 2026 saat HUT RI
Shell V-Power Diesel mencatatkan penyesuaian terakhir pada awal bulan dari tarif sebelumnya Rp21.340 per liter
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Update Terbaru Harga BBM Per 17 Agustus 2026 saat HUT RI
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta PLN dan Pertamina memangkas anak perusahaannya.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
KPK Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Digitalisasi SPBU
KPK telah memulai penyidikan dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU di Pertamina periode 2018-2023 sejak September 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
KPK Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Digitalisasi SPBU
Harga Pertamax Pertamina Agustus Turun Rp 300 Perak, Pas Juni Naik Sampai Rp 4 Ribu
Harga Pertamax Agustus turun Rp300 perak per liter menjadi Rp15.950. Sebelumnya sempat naik Rp 4.000 pada Juni.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Harga Pertamax Pertamina Agustus Turun Rp 300 Perak, Pas Juni Naik Sampai Rp 4 Ribu
Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Jadi Rp 15.950 Per liter
Penyesuaian ini juga karena tren harga rata-rata harga minyak dunia serta mempertimbangkan nilai tukar rupiah sesuai ketentuan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Jadi Rp 15.950 Per liter
Pertamina Usung Ekosistem Digital dan Konsep Energi Masa Depan di GIIAS 2026
Masyarakat bisa melihat langsung ekosistem energi terintegrasi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 Juli 2026
Pertamina Usung Ekosistem Digital dan Konsep Energi Masa Depan di GIIAS 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Kelangkaan BBM di Sumut, DPR Minta Pertamina Buka Penyebab Sebenarnya
Anggota Komisi XII DPR RI Elpisina meminta PT Pertamina mengungkap secara terbuka penyebab kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut).
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Kelangkaan BBM di Sumut, DPR Minta Pertamina Buka Penyebab Sebenarnya
Bagikan