MERAHPUTIH.COM - POLRESTA Klaten menyebut kapasitas rest area Jalan Tol Solo-Yogya hanya 80 persen. Jika kapasitas tersebut sudah terpenuhi 80 persen, rest area akan ditutup.
Kapolres Klaten AKBP Nur Cahyo mengatakan pihaknya melakukan pengecekan di jalan tol Solo-Klaten. Pengecekan difokuskan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta keamanan para pengguna jalan dalam rangka persiapan arus mudik maupun balik libur Idul Fitri.
“Kami melakukan analisis terhadap dinamika yang berpotensi terjadi di rest area fungsional tersebut. Salah satu fokus utama ialah pengukuran panjang bahu jalan yang akan digunakan sebagai antrean masuk rest area,” katanya.
Selain itu, pihak kepolisian merencanakan kanalisasi jalur masuk guna mengoptimalkan ruang antrean kendaraan yang hendak beristirahat di rest area. Dengan pengaturan ini, kata dia, jalur yang awalnya hanya dapat menampung satu lajur kendaraan bisa diperluas menjadi dua lajur, sehingga meningkatkan kapasitas antrean. “Pengukuran luas area parkir serta alur kendaraan yang akan memanfaatkan berbagai fasilitas rest area menjadi perhatian utama kami,” ucap dia.
Baca juga:
Pastikan Jalan Tol Solo - Jogja untuk Arus Mudik, Dirlantas Polda Jateng Lakukan Inspeksi
Ia menegaskan pihaknya telah melakukan kalkulasi untuk memastikan efektivitas fasilitas parkir, tempat ibadah, hingga stasiun pengisian bahan bakar. "Ini semua harus kita kalkulasi dan kita tentukan indikator-indikator sebagai acuan langkah-tindak selanjutnya," katanya.
Ia menambahkan, dalam skenario kepadatan tinggi, pihaknya telah menetapkan ambang batas maksimal keterisian rest area. “Jika tingkat kepadatan mencapai 80 persen, rest area akan ditutup sementara guna mencegah kemacetan yang berimbas pada arus lalu lintas tol,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Tol Solo-Yogyakarta Dibuka saat Nataru, Urai Kemacetan Jalur Arteri

