MerahPutih.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Solo mulai merasakan turunnya jumlah pendonor darah selama Ramadan. Meski begitu, stok darah dipastikan aman.
Kepala Bagian Teknis Medis dr. Dwi Eka Ratri Wening Sari menyebutkan, stok darah dipastikan aman saat Ramadan 1446H/2025. Berdasarkan data pada Senin (3/3), stok darah PMI Solo sebanyak 5.391 kantong darah.
“Meski jumlah pendonor turun walau tidak terlalu signifikan, PMI Solo tetap berkomitmen sediakan darah yang aman dan berkualitas selama bulan Ramadhan,” ujar Wening, Selasa (4/3).
Ia juga mengatakan, bahwa jumlah pendonor pada Ramadan ini sedikit berkurang dari bulan biasanya.
Baca juga:
Stok Darah Menipis Saat Ramadan, PMI Gencarkan Donor Darah di Masjid Malam Hari
"Dalam satu hari bisa mencapai 100 atau lebih pendonornya. Namun, di awal puasa ini sedikit berkurang. Kadang di angka 90 atau 80 pendonor" kata Wening.
Sementara untuk permintaan darah, kata dia, stabil di angka 230-250 kantong darah per hari. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar membantu sesama dengan mendonorkan darah di PMI Solo.
Plh Ketua PMI Kota Surakarta, Sumartono Hadinoto mengatakan, pihaknya berharap tidak ada kejadian yang luar biasa membuat PMI banyak menerima permintaan darah.
“Kami berharap tidak ada kejadian khusus sehingga kondisi tetap stabil dan keamanan stok darah selama bulan Ramadhan hingga lebaran nanti tetap aman,” katanya.
Baca juga:
Saat Ramadan PMI Selalu Kekurangan Donor, Masjid Jadi Sasaran Penuhi Ketersedian Darah
Ia menambahkan, PMI Kota Surakarta juga telah menyediakan menu khusus berbuka puasa bagi masyarakat yang melakukan donor darah menjelang Magrib.
Upaya ini bertujuan agar pendonor tidak kehilangan banyak tenaga dan recovery lebih cepat, setelah melakukan donor darah. (Ismail/Jawa Tengah)

