Jelang Puncak Haji 2026, Wamenhaj Minta Jemaah Laporkan Pungutan Liar di Tanah Suci

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Jelang Puncak Haji 2026, Wamenhaj Minta Jemaah Laporkan Pungutan Liar di Tanah Suci

Ibadah Haji di Mekah. (foto: dok Kementerian Agama)

MerahPutih.com - Menjelang fase puncak penyelenggaraan ibadah haji 2026, Dahnil Anzar Simanjuntak meminta seluruh jemaah calon haji Indonesia untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan praktik pungutan tidak resmi selama berada di Tanah Suci.

Menurut Dahnil, segala bentuk pungutan di luar ketentuan resmi tidak boleh terjadi dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Kami tegaskan, jangan ragu melapor jika ada pungutan oleh oknum. Segala bentuk pungutan di luar ketentuan resmi tidak boleh terjadi,” ujar Dahnil di Arab Saudi, dikutip Selasa (19/5).

Ia memastikan pemerintah akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk secara serius sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap jemaah haji Indonesia.

“Pemerintah akan menindaklanjuti setiap laporan secara serius, karena pelindungan jemaah adalah prioritas kami,” lanjutnya.

Baca juga:

Komnas Haji Buka Kanal Pengaduan Haji 2026, Jemaah Bisa Laporkan Kendala di Tanah Suci

Selain mengingatkan soal pungutan liar, Dahnil juga meminta jemaah menjaga kondisi kesehatan menjelang fase ARMUZNA atau Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang menjadi puncak rangkaian ibadah haji.

Ia mengimbau jemaah untuk mengatur tenaga dan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas yang dapat menguras fisik.

“Fokus utama kita adalah memastikan jemaah dapat menjalani wukuf di Arafah dan seluruh rangkaian puncak haji dengan aman, tertib, dan lancar,” jelasnya.

Wakil Menteri Haji dan Umrah itu juga menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat pengawasan terhadap seluruh aspek layanan haji, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, bimbingan ibadah, hingga perlindungan jemaah.

Baca juga:

Puncak Haji Wukuf di Arafah 26 Mei, Hari Idul Adha di Tanah Suci dan Indonesia Bareng 27 Mei

Menurut Dahnil, seluruh petugas haji harus bekerja dalam satu komando agar pelayanan berjalan cepat dan responsif, terutama bagi jemaah lanjut usia serta jemaah dengan risiko kesehatan tinggi.

“Semua petugas harus bergerak dalam satu komando. Pelayanan kepada jemaah, khususnya lansia dan jemaah risiko tinggi, harus cepat, responsif, dan tidak boleh berbelit. Kami akan mengawasi langsung agar seluruh layanan berjalan sesuai standar,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Dahnil mengajak seluruh jemaah untuk menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, dan fokus mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji.

“Kami ingin jemaah merasa aman, terlindungi, dan dilayani dengan baik. Mari fokus pada ibadah, jaga kesehatan, dan bersama-sama menjaga kelancaran misi haji Indonesia,” tutupnya. (Knu)

#Haji 2026 #Kementerian Haji Dan Umrah #Ibadah Haji
Bagikan

Berita Terkait

Presiden Prabowo Perintahkan Sapu Mafia Haji-Umrah, Jangan Ada Lagi Jemaah Dirugikan
Presiden memberikan perhatian serius terhadap berbagai praktik pelanggaran dan kecurangan yang berpotensi merugikan calon jemaah.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Sapu Mafia Haji-Umrah, Jangan Ada Lagi Jemaah Dirugikan
Presiden Prabowo Minta Biaya Haji tak Beratkan Jemaah, Komposisi Bipih Diusulkan 52 Persen
Presiden menyarankan komposisi sekitar 52 persen Bipih dan 48 persen nilai manfaat agar beban jemaah tidak terlalu berat.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Minta Biaya Haji tak Beratkan Jemaah, Komposisi Bipih Diusulkan 52 Persen
Pemerintah Benahi Antrean Haji, Temukan 400 Ribu Data Jemaah Invalid
Pemerintah kini telah memvalidasi 5,7 juta data jemaah haji. Lalu, 400 ribu data jemaah ditemukan invalid.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Pemerintah Benahi Antrean Haji, Temukan 400 Ribu Data Jemaah Invalid
Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah, Antrean Dipangkas Jadi 14 Tahun
Prabowo mengusulkan komposisi Bipih dan nilai manfaat 52:48 agar biaya haji tidak memberatkan jemaah. Antrean faktual disebut 14 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah, Antrean Dipangkas Jadi 14 Tahun
Prabowo Minta Keuangan Haji Diaudit Forensik, 400 Ribu Data Jemaah Dinyatakan Invalid
Prabowo mendorong audit forensik keuangan haji. Kemenhaj juga memvalidasi 5,7 juta data dan menemukan 400 ribu data invalid.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Minta Keuangan Haji Diaudit Forensik, 400 Ribu Data Jemaah Dinyatakan Invalid
400 Ribu Data Antrean Haji Berisiko Tidak Valid, DPR Desak Kemenhaj Segera Tuntaskan
Komisi VIII DPR menyoroti 400 ribu data antrean haji yang berisiko tidak valid. Kemenhaj pun diminta segera menuntaskan masalah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
400 Ribu Data Antrean Haji Berisiko Tidak Valid, DPR Desak Kemenhaj Segera Tuntaskan
Kemenhaj Blokir 2 Travel Umrah dan Haji karena Telantarkan Jemaah
Kedua travel yang izinnya dibekukan yakni PT JGroup Amanah Wisata dan PT Annisa Ahmada Travelindo.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Kemenhaj Blokir 2 Travel Umrah dan Haji karena Telantarkan Jemaah
Enam Pelimpahan Nomor Porsi Haji di Jatim Diduga Tak Sesuai Data, Kemenhaj Lakukan Pendalaman
Kemenhaj mendalami dugaan penyimpangan pelimpahan nomor porsi haji reguler di Jawa Timur. Dari 7 pelimpahan, 6 ditemukan bermasalah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Enam Pelimpahan Nomor Porsi Haji di Jatim Diduga Tak Sesuai Data, Kemenhaj Lakukan Pendalaman
Ratusan Jamaah Terlantar, Kemenhaj Blokir Travel Umrah PT JGroup dan Annisa Ahmada Travelindo
Kementerian Haji dan Umrah resmi memblokir akses SISKOPATUH PT JGroup dan Annisa Ahmada Travelindo akibat penelantaran ratusan jamaah umrah di Indonesia dan Arab Saudi.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Ratusan Jamaah Terlantar, Kemenhaj Blokir Travel Umrah PT JGroup dan Annisa Ahmada Travelindo
75 Ribu Orang Daftar Jadi Petugas Haji 2027, Yang Bakal Diterima di Bawah 1000 Orang
Salah satu perubahan dilakukan melalui kerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga peserta seleksi tidak lagi harus datang ke Jakarta untuk mengikuti tes.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
75 Ribu Orang Daftar Jadi Petugas Haji 2027, Yang Bakal Diterima di Bawah 1000 Orang
Bagikan