MerahPutih.com - Pemerintah telah menetapkan 19 Februari 2026 sebagai awal pelaksanaan ibadah puasa tahun ini.
Dalam menjalankannya, niat menjadi syarat sah sekaligus rukun yang wajib dipenuhi. Tanpa niat, puasa tidak dinilai sah secara syariat.
Menjelang 1 Ramadan 1447 H, terdapat doa khusus yang dapat diamalkan sebagai pembuka rangkaian ibadah selama satu bulan penuh.
Baca juga:
Satgas Pangan Polri Klaim Harga Kebutuhan Bahan Pokok Cenderung Turun saat Ramadan 1447 H
Mengacu pada buku 'Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadhan' karya Nurhayati, berikut bacaan doa hari pertama Ramadan 1447 H yang penting untuk diketahui:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيْهِ صِيَامَ الصَّائِمِينَ، وَقِيَامِي فِيْهِ قِيَامَ الْقَائِمِينَ، وَنَبِّهْنِي فِيهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِينَ، وَهَبْ لِي جُرْمِي فِيهِ يَا إِلَهَ الْعَالَمِينَ، وَاعْفُ عَنِّي يَا عَافِياً عَنْ الْمُجْرِمِينَ
Allâhummaj'al shiyâmî fihi shiyâmash shâimîn, wa qiyâmî fihi qiyâmal qâimîn, wa nabbihnî fihi 'an nawmatil ghâfilîn, wa hablî jurmi fihi yâ llâhal 'alamîn, wa'fu 'annî yâ 'âfiyan 'anil mujrimin.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah puasaku di dalamnya sebagaimana puasa orang-orang yang berpuasa, dan sholatku di dalamnya sebagaimana shalat orang-orang yang shalat, serta bangunkanlah aku dari tidur lalai, dan kurniakanlah ampunan-Mu di dalamnya, wahai Tuhan semesta alam. Dan ampunilah aku, wahai Yang Maha Pemaaf, dari dosa-dosa orang-orang yang berdosa”.