Merahputih.com - Menjelang Ramadan masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan yakni berziarah kubur ke makam keluarga dan saudara seiman. Bukan hanya datang, tapi juga mendoakan. Lantas, doa apa saja yang disarankan?
Menurut kebiasaan masyarakat Islam Indonesia pada umumnya, puncak berziarah terjadi menjelang H-1 di Ramadan. Masyarakat akan membawa air dan bunga-bungaan.
Ketika tiba di kuburan yang dituju, sebelum mendoakan almarhum, diawali dengan membersihkan makamnya. Sesudah makamnya bersih. Barulah beramai-ramai mendoakan.
Baca juga:
Ngaji.ai Bikin Tadarusan Ramadan Jadi Menarik dan Interaktif lewat Fitur 'Khatam Alquran'
Dilansir laman NU, disebutkan doa yang kerap diucapkan Rasulullah ketika berziarah menurut Shahih Muslim menuju Baqi’ (makam para sahabat di Madinah yang kini menjadi makam Rasulullah sendiri), berbunyi:
"Assalamu'alaikum dara qaumin mu'minin wa atakum ma tu'adun ghadan mu'ajjalun, wa inna insya-Allahu bikum lahiqun."
Artinya: Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.
Usai membaca salam ini, Rasulullah lalu menyambungnya dengan mendoakan. Doa berbunyi:
“Ya Allah, ampunilah orang-orang yang disemayamkan di Baqi’.”
Doa ini bisa kita ganti dengan memohonkan ampun kepada para ahli kubur tempat peziarah berkunjung.
Baca juga:
Bacaan dan Waktu Puasa Yaumul Bidh Desember 2024, Mari Raih Pahala Jelang Akhir Tahun
Jika kuburan yang diziarahi adalah makam orang tua baiknya membacakan doa untuk orang tua. Berikut bacaannya:
"Rabbighfir li, wa li walidayya, warham huma kama rabbayani shaghira."
Artinya: Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.
Baca juga:
Jika kuburan yang diziarahi adalah makam sanak saudara umat muslim lainnya. Bacalah doa berikut:
"Rabbana atina fid dunia hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina 'adzaban nar. Subhana rabbika rabbil 'izzati 'an ma yashifuna, wa salamun 'alal mursalina, wa shallallahu 'ala sayyidina Muhammadin, wa 'ala alihi, wa shahbihi, wa sallama, wal hamdulillahi rabbil 'alamin."
Artinya: Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad saw, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.
Setelahnya, tutup dengan bacaan surat Al-Fatihah. (Tka)