Hikayat

Tausyiah

Info Ramadan

Kuliner

Quran

Info Imsakiyah

Jadwal Sholat

Indonesia

PPIH Sediakan 32 Bus Ramah Lansia dan Disabilitas untuk Transportasi Haji di Makkah Lengkap dengan GPS dan CCTV

Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Mei 2025

Merahputih.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyediakan 32 bus dek rendah sebagai fasilitas transportasi bagi Jemaah Calon Haji (JCH) Indonesia. Bus-bus ini akan mengantar dan menjemput jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama (Kemenag), Akhmad Fauzin, menyampaikan bahwa 32 bus tersebut dirancang khusus dengan dek rendah, aksesibilitas untuk kursi roda, serta ruang penyimpanan alat bantu di dalamnya.

Baca juga:

Daftar 27 Rute Bus Shalawat yang Antar Jemaah Haji Indonesia ke Masjidil Haram

Fasilitas ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Indonesia dalam menyediakan layanan haji yang inklusif. Bus yang dinamakan Bus Shalawat ini beroperasi 24 jam penuh dan menjangkau seluruh area pemondokan JCH Indonesia.

"Seluruh armada telah dilengkapi dengan GPS dan CCTV yang dapat dipantau oleh petugas untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah selama perjalanan," ujarnya.

Akhmad memaparkan bahwa JCH Indonesia yang tinggal di wilayah Syisyah dan Raudhah (Makkah) akan menggunakan Terminal Syib Amir. Sementara itu, jemaah yang tinggal di wilayah Jarwal akan menggunakan Terminal Jabal Ka'bah, dan jemaah di wilayah Misfalah akan menggunakan Terminal Ajyad.

Dalam implementasinya, PPIH bekerja sama dengan lima perusahaan otobus, yaitu Abu Sarhad, Dallah, Durrat Al Munawwara, Mawakeb Al Khair, dan Rawahel Al Mashaer, dalam menyediakan layanan Bus Shalawat ini.

Baca juga:

Ingat, Jamaah Haji Indonesia Dilarang Kasih Uang Tip ke Sopir Bus Shalawat

"Kami mengingatkan seluruh jemaah bahwa layanan ini sudah termasuk dalam biaya penyelenggaraan ibadah haji yang telah dibayarkan," ucapnya.

Akhmad menekankan bahwa para sopir telah menerima bayaran resmi, sehingga jemaah tidak perlu memberikan tip atau pungutan liar lainnya.

"Mari kita jaga bersama kenyamanan dan ketertiban saat menggunakan layanan ini. Semoga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, lancar, dan khusyuk," pungkas Akhmad Fauzin.

Baca Artikel Asli