Hikayat

Tausyiah

Info Ramadan

Kuliner

Quran

Info Imsakiyah

Jadwal Sholat

Berita Indonesia

Pakai Jasa Dorong Kursi Roda Resmi Masjidilharam Biar Aman Razia, Ini Ciri-Ciri!

Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026

MerahPutih.com - Jemaah calon haji Indonesia diimbau untuk selalu menggunakan jasa pendorong kursi roda resmi saat beribadah di kawasan Masjidilharam. Tujuannya, demi keamanan dan kenyamanan ibadah, sekaligus mencegah risiko penelantaran jemaah akibat razia petugas keamanan.

“Jika terjadi razia oleh petugas keamanan atau askar, pendorong yang ditangkap atau kabur akan langsung menurunkan jamaah di lokasi razia. Kan kasihan jamaah calon haji jadi stres karena telantar,” kata Kepala Seksi Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Jamaah Haji (PKP2JH) serta Jamaah Lansia-Disabilitas Daerah Kerja Makkah, Ridwan Siswanto, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (2/5).

Baca juga:

Menteri Haji Sebut Ada Jemaah yang Ditolak Masuk Arab Saudi, Kena Cekal 10 Tahun Langgar Aturan Umrah

Program Kartu Kendali

Sebagai langkah mitigasi, Ridwan mengungkapkan timnya meluncurkan program kartu kendali. Program ini bertujuan mempermudah jemaah, khususnya kelompok rentan, mendapatkan layanan pendorong resmi sejak dari terminal kedatangan seperti Syib Amir, Ajyad, dan Jabal Ka’bah menuju Masjidilharam.

“Kami ingin memastikan jemaah lansia dan disabilitas mendapat layanan aman dan nyaman sejak tiba di Makkah hingga melaksanakan ibadah di Masjidilharam,” tandasnya, dikutip Antara.

Menurut dia, praktik pendorong ilegal sering melibatkan warga lokal maupun warga Indonesia yang bermukim di Arab Saudi, sehingga rawan digelar razia.

Baca juga:

Bus Haji Indonesia Kecelakaan Pulang Ziarah dari Jabal Magnet, 10 Orang Terluka

Ciri-Ciri Pendorong Kursi Roda Resmi

Lebih jauh, PPIH berharap jemaah lebih waspada terhadap oknum ilegal yang kerap menyamar dengan atribut mirip pendorong resmi agar terhindar dari razia petugas setempat.

Adapun, ciri utama pendorong kursi roda resmi. Pertama, mereka memiliki kartu izin (tasreh) sebagai identitas mutlak. Kedua, mereka mengenakan rompi berwarna merah marun untuk sif pagi, dan rompi abu-abu untuk sif sore dan malam. (*)

Baca Artikel Asli