Hikayat

Tausyiah

Info Ramadan

Kuliner

Quran

Info Imsakiyah

Jadwal Sholat

Berita Indonesia

Masuk Jalur Mina-Jamarat, Jalan Kaki Puluhan KM Tantangan Fisik Terberat Jamaah Haji

Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026

MerahPutih.com - Jamaah calon haji asal Indonesia diimbau menjaga stamina fisik menjelang fase Mina yang menuntut perjalanan kaki cukup panjang menuju Jamarat hingga puluhan kilometer (km).

"Dari tenda terjauh kita di Markas 12 ke Jamarat itu kemungkinan 3,5 kilometer. Jadi kalau pulang balik perhitungannya 7 kilometer per hari," kata Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, di Arab Saudi, dikutip dari Antara, Senin (25/5).

Namun, Wamen mengungkapkan total jarak yang harus ditempuh jamaah bisa lebih jauh hingga puluhan km setiap harinya.

Baca juga:

Jemaah Calon Haji Mulai Bergerak ke Arafah untuk Fase Puncak, Diminta Saling Jaga

Jalur Mina-Jamarat Tantangan Fisik Terberat

Dahnil merinci bagi jamaah calon haji yang mengambil pilihan Nafar Awal, estimasi total jarak tempuh berjalan kaki akan mencapai 21 kilometer. Sedangkan, bagi yang mengambil Nafar Tsani, total jarak tempuhnya menjadi sekitar 28 kilometer.

Fase di Mina menjadi salah satu titik yang membutuhkan pergerakan fisik paling signifikan dibandingkan dengan Wukuf di Arafah maupun Mabit di Muzdalifah. Dilansir Antara, jamaah calon haji lebih banyak berdiam diri untuk berdoa dan berzikir saat Wukuf di Arafah maupun Mabit di Muzdalifa.

Baca juga:

Niatnya Baik, tetapi Konsumsi Vitamin C Berlebihan Bisa Membahayakan Jemaah Calon Haji

Petugas Siaga di Jalur Jamarat

Dahnil memastikan seluruh petugas operasional siap mendampingi jamaah selama ibadah di Mina, khususnya saat melontar jumrah. Petugas akan disebar di lima titik pos sepanjang jalur Jamarat dan dapat dikenali melalui seragam serta topi berwarna cokelat.

“Informasi penting untuk jamaah calon haji kita, mohon untuk tidak panik dan tetap bergerak secara rombongan. Jika membutuhkan bantuan, petugas berseragam cokelat akan tersebar sehingga mudah dihubungi,” Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak

Sebagai persiapan akhir, jamaah diimbau memanfaatkan waktu sebelum puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) untuk beristirahat cukup, menjaga pola makan, serta memperbanyak doa agar kuat menjalani seluruh rangkaian ibadah. (*)

Baca Artikel Asli