MerahPutih.com - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi terus berlangsung. Hingga Minggu (21/6), sebanyak 135.872 jemaah dan petugas haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 66 persen dari total jemaah dan petugas haji Indonesia yang mengikuti penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan proses pemulangan jemaah dari Arab Saudi menuju Indonesia berjalan dengan baik.
“Atau sekitar 66 persen,” ujar Maria Assegaff dalam konferensi pers operasional haji di Makkah dikutip Senin (22/6).
Pemulangan Gelombang Pertama Tembus 104.753 Orang
Maria menjelaskan, pemulangan gelombang pertama melalui Bandara Jeddah telah mencapai 267 kloter.
Rombongan tersebut terdiri atas 103.687 jemaah dan 1.066 petugas.
“Dengan demikian, total kepulangan gelombang pertama mencapai 104.753 orang,” jelas Maria.
Baca juga:
Sementara itu, pemulangan melalui Bandara Madinah telah memberangkatkan 87 kloter yang membawa 33.297 jemaah dan 349 petugas.
Dengan jumlah tersebut, total kepulangan gelombang kedua mencapai 33.646 orang.
Di sisi lain, pergerakan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah juga masih berlangsung.
Hingga saat ini, sebanyak 244 kloter telah diberangkatkan dengan membawa 92.861 jemaah dan 976 petugas, atau total 93.837 orang.
Jemaah Diminta Perhatikan Dokumen dan Barang Bawaan
Dalam kesempatan tersebut, Maria kembali mengingatkan para jemaah agar memastikan seluruh dokumen perjalanan tersimpan dengan aman.
Dokumen yang perlu diperhatikan antara lain paspor, kartu identitas haji, boarding pass, serta barang bawaan pribadi.
Selain itu, koper dan tas kabin diminta diberi identitas yang jelas untuk menghindari risiko tertukar maupun tertinggal selama perjalanan pulang ke Indonesia.
Baca juga:
55 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Tekankan Larangan Bawa Air Zamzam
Maria juga menegaskan agar jemaah tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin.
Menurutnya, air zamzam telah disiapkan dan akan dibagikan secara resmi kepada jemaah di debarkasi masing-masing.
“Kami kembali mengingatkan agar jemaah tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin. Air zamzam telah disiapkan dan akan dibagikan secara resmi di debarkasi masing-masing,” Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff.
(Knu)