UMKM Menjamur selama Ramadan, Pengamat Ekonomi Syariah Sarankan Pemerintah Bikin Sentra Makanan untuk Atasi Kemacetan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 28 Februari 2025
UMKM Menjamur selama Ramadan, Pengamat Ekonomi Syariah Sarankan Pemerintah Bikin Sentra Makanan untuk Atasi Kemacetan

Ilustrasi barang jualan UMKM. (MP/Didik Setiawan)

MerahPutih.com - Pengamat Ekonomi Syariah, Adiwarman Karim, menyoroti fenomena menjamurnya UMKM selama bulan Ramadan yang berpotensi menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Menurut Adiwarman, pemerintah perlu melakukan pembinaan dan pengaturan agar para pedagang tidak menguasai jalanan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Memang ini harus diatur supaya tidak menimbulkan masalah baru lagi yaitu dikuasainya jalanan-jalanan oleh para pedagang UMKM sehingga menyebabkan jalanan malah jadi tambah macet dan menghambat orang untuk mencapai rumah ataupun mencapai masjid tempat mereka melakukan tarawih,” ujar Adiwarman, seperti dikutip ANTARA (28/2).

Pedagang penganan berbuka puasa sering kali menggunakan badan jalan, menyebabkan kemacetan dan menghambat pejalan kaki.

Baca juga:

Stok Darah untuk Ramadan Menipis, PMI Gencarkan Donor Darah di Masjid Malam Hari

Adiwarman menekankan pentingnya pembinaan dan peraturan yang baik dari pemerintah agar pedagang bisa berjualan tanpa mengganggu lalu lintas, dan pembeli dapat berbelanja dengan aman.

Ia juga menjelaskan bahwa banyaknya pedagang dadakan muncul karena pola konsumsi masyarakat yang mencari makanan berbuka puasa saat perjalanan pulang.

Oleh karena itu, Adiwarman menyarankan adanya pengelolaan sentra makanan khusus selama Ramadan untuk mengumpulkan para pedagang dan memudahkan pembeli.

“Jadi memang bisa dibuat juga ada selama Ramadan, tentu dengan perizinan yang lengkap supaya enggak menimbulkan kekacauan, mungkin kalau buat tempat-tempat sentra makanan yang sifatnya temporer untuk selama bulan Ramadhan aja bagus juga, supaya orang-orang memudahkan lagi membeli makanannya sehingga tidak menimbulkan kemacetan,” katanya. (dru)

Baca juga:

Menteri Agama Ajak Umat Islam Sebarkan Hal Positif demi Wujudkan Ramadan yang Menyenangkan dan Menenangkan

#Info Ramadhan #Iqra #Ekonomi
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Ratusan Jamaah Terlantar, Kemenhaj Blokir Travel Umrah PT JGroup dan Annisa Ahmada Travelindo
Kementerian Haji dan Umrah resmi memblokir akses SISKOPATUH PT JGroup dan Annisa Ahmada Travelindo akibat penelantaran ratusan jamaah umrah di Indonesia dan Arab Saudi.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Ratusan Jamaah Terlantar, Kemenhaj Blokir Travel Umrah PT JGroup dan Annisa Ahmada Travelindo
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Prospek tersebut berkaitan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilainya tetap kuat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Beredar konten yang menyebut Indonesia keluar dari keanggotaan World Bank. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Indonesia diperkirakan menuju kapitalisme negara atau welfare state. Ekonom mengungkapkan risikonya.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Gelombang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menggema. Malam puncak 25 Agustus bukan sekadar ritual, melainkan momentum spiritual umat Islam.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Independensi tidak boleh mengorbankan koordinasi antarlembaga.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
BI merupakan bank sentral yang wewenangnya bebas dari campur tangan pemerintah atau pihak lain.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp 8,09 Kuadriliun di Triwulan II-2026
BI melaporkan ULN Indonesia triwulan II-2026 naik 4,4% yoy menjadi USD 453,4 miliar dengan rasio ULN terhadap PDB 30,6%.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp 8,09 Kuadriliun di Triwulan II-2026
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
BPS mencatat 1,03 juta pengangguran terdidik per Mei 2026. Simak 6 jurusan kuliah dengan lulusan paling banyak menganggur dan penyebabnya.
ImanK - Senin, 17 Agustus 2026
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Sepanjang semester I 2026, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 5,45 persen (yoy)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Bagikan