Satu Kamar Diisi 12 Orang, Timwas Haji DPR Semprot Kemenhaj Soal Hotel Tak Manusiawi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Satu Kamar Diisi 12 Orang, Timwas Haji DPR Semprot Kemenhaj Soal Hotel Tak Manusiawi

Ibadah Haji di Mekah. (foto: dok Kementerian Agama)

Merahputih.com - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 memastikan pengawasan ketat terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini guna menjamin hak-hak jemaah terpenuhi secara manusiawi. Fokus pengawasan meliputi pemondokan, katering, fasilitas di Armuzna, hingga penindakan tegas terhadap dugaan pungutan liar (pungli) yang menyasar jemaah lansia.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, menyatakan bahwa pengawasan tahun ini tidak boleh sekadar menjadi formalitas belaka. Timwas berkomitmen memverifikasi kesesuaian fasilitas di lapangan dengan keputusan Panja dan rapat kerja pemerintah.

Baca juga:

Suhu Makkah Tembus 42 Derajat Celsius, Calon Haji Indonesia Diminta Hemat Tenaga

Temuan Kamar 'Sarden' dan Jarak Hotel yang Melenceng

Timwas menerima laporan serius mengenai kondisi pemondokan di Madinah yang dinilai tidak layak. Terdapat indikasi kamar hotel yang seharusnya berkapasitas empat orang, justru dipaksakan untuk dihuni hingga dua belas jemaah.

“Ini sudah tidak manusiawi. Kalau tempat tidur memang bisa ditambah, tapi kamar mandi hanya satu. Jemaah akhirnya harus rebutan,” tegas Abdul Wachid usai Rapat Timwas Haji DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/5).

Selain masalah kapasitas, Timwas menyoroti adanya hotel jemaah yang berjarak hingga 13 kilometer dari titik layanan utama. Padahal, standar maksimal yang disepakati Panja Haji DPR RI hanya sejauh 4,5 kilometer.

Polemik Kesiapan Tenda Arafah dan Bahaya Kepadatan di Mina

Perbedaan data kesiapan tenda di Arafah antara pemerintah dan temuan lapangan menjadi perhatian khusus. Jika pemerintah mengklaim kesiapan sudah menyentuh 75 persen, data yang diterima DPR menunjukkan angka tersebut baru mencapai 48 persen.

Kondisi di Mina juga terancam mengalami kepadatan ekstrem. Tanpa program Tanazul (pengurangan kepadatan) yang optimal, satu jemaah diprediksi hanya mendapatkan ruang seluas 0,70 meter persegi di dalam tenda.

Baca juga:

Angka Kematian Jemaah Haji Meningkat, Pemerintah Didesak Perkuat Fasilitas Medis

“Kalau satu orang hanya mendapat ruang sekitar 0,70 meter, itu praktis hanya cukup untuk jongkok. Tujuannya (Tanazul) supaya jemaah lebih nyaman dan tidak overload di tenda,” jelas Wachid.

Terkait isu pungli, Wachid mengungkap adanya laporan pungutan terhadap jemaah lansia oleh oknum petugas daerah. Ia menegaskan bahwa pendampingan lansia adalah kewajiban petugas dan tidak boleh membebani jemaah dengan biaya tambahan apa pun. Anggota Timwas dijadwalkan berangkat secara bertahap mulai 16 Mei 2026 untuk menyisir langsung kondisi di Madinah dan Makkah.

#Haji 2026 #Ibadah Haji #Jemaah Haji #Haji Ilegal #Jamaah Haji #DPR RI #DPR
Bagikan
Ditulis Oleh

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.

Berita Terkait

Kalapas Cibinong Nonaktif Wisnu Hadiri RDP dengan Komisi XIII DPR Bahas Temuan Lapas Mewah
Eks Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putanto mengikuti RDP dengan Komisi XIII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 28 September 2026
Kalapas Cibinong Nonaktif Wisnu Hadiri RDP dengan Komisi XIII DPR Bahas Temuan Lapas Mewah
DIM RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Makin Bertambah, Belum Hasilkan Naskah Final
Pembahasan mencakup sejumlah isu ketenagakerjaan, antara lain hubungan kerja, pengupahan, pelindungan pekerja perempuan, dan pemagangan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
DIM RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Makin Bertambah, Belum Hasilkan Naskah Final
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Heboh, DPR Bongkar Siapa yang Bertanggung Jawab
DPR menyoroti fasilitas mewah di Lapas Cibinong yang disebut digunakan warga binaan. Ombudsman dan Ditjenpas akan dipanggil untuk klarifikasi.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Heboh, DPR Bongkar Siapa yang Bertanggung Jawab
DPR Minta Polri Usut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Audit Anggaran hingga Aset
Kasus temuan hunian mewah di Lapas Cibinong menuai sorotan. DPR meminta adanya audit anggaran hingga aset di lapas tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
DPR Minta Polri Usut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Audit Anggaran hingga Aset
Apindo Minta Masukan Perluasan Kesempatan Kerja di RUU Pelindungan Ketenagakerjaan
Agar RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disempurnakan nomenklatur menjadi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan dan Perluasan Kesempatan Kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
 Apindo Minta Masukan Perluasan Kesempatan Kerja di RUU Pelindungan Ketenagakerjaan
RUU Perampasan Aset Jadi Super Prioritas, DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
RUU Perampasan Aset kini sedang dikebut. Komisi III DPR menargetkan RUU tersebut disahkan 15 Desember 2026.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
RUU Perampasan Aset Jadi Super Prioritas, DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
DPR Dorong Reforma Agraria Berujung pada Akses Lahan dan Produksi
Reforma agraria tidak boleh dimaknai sebatas legalisasi aset atau penerbitan sertifikat tanah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPR Dorong Reforma Agraria Berujung pada Akses Lahan dan Produksi
Komisi X DPR Dorong Kontingen Indonesia Kejar Emas Asian Games 2026
Pencapaian medali yang telah diraih sejauh ini merupakan hasil dari kerja keras para atlet, pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang mendukung persiapan kontingen Indonesia.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Komisi X DPR Dorong Kontingen Indonesia Kejar Emas Asian Games 2026
Insiden Tenggelamnya KMP Virgo Transport 8, DPR Kritik Lemahnya Pengawasan Keselamatan
Kecelakaan yang menimpa kapal dengan ratusan penumpang tersebut harus menjadi momentum untuk membenahi tata kelola keselamatan pelayaran.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Insiden Tenggelamnya KMP Virgo Transport 8, DPR Kritik Lemahnya Pengawasan Keselamatan
DPR Peringatkan jangan Sampai Aset Sitaan Malah Merugikan Negara
Upaya negara memulihkan aset hasil tindak pidana harus dibarengi dengan sistem pengelolaan yang jelas.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPR Peringatkan jangan Sampai Aset Sitaan Malah Merugikan Negara
Bagikan