Pramono Akui Harga Bahan Pokok di Pasar Induk Sempat Naik Minggu Kemarin

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 10 Maret 2025
Pramono Akui Harga Bahan Pokok di Pasar Induk Sempat Naik Minggu Kemarin

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (MP/Asropih

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama jajaran Pemprov DKI meninjau Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (10/3).

Setelah berkeliling ke sejumlah pedagang, Ia menegaskan, bahwa ketersediaan bahan pokok selama puasa dan jelang Lebaran Idulfitri 2025/1446 Hijriah aman.

"Tadi saya sudah keliling, sudah mengecek beberapa harga. Alhamdulillah kalau dilihat dari stok relatif tersedia," kata Pramono .

Politikus PDI Perjuangan ini tak memungkiri, memang sempat terjadi kekurangan stok pangan. Jadi, harganya pun mengalami kenaikan pada beberapa hari lalu.

Baca juga:

Stok Diklaim Banyak, Tapi Harga Bahan Pokok Lebihi HET

"Memang tanggal 3-4 Maret kemarin sempat ada kekurangan, makanya harganya sempat naik dikit, tetapi sekarang ini secara keseluruhan harga-harga sudah stabil," ucapnya.

"Bahkan beberapa mengalami penurunan, tetapi juga ada yang naik. Yang mengalami masih kenaikan adalah cabai rawit merah," sambung dia.

Jika dibandingkan cabai rawit merah, Pramono menyampaikan, cabai rawit hijau mengalami penurunan. Sementara itu, sayur-mayur seperti kentang, tomat, buncis, dan sebagainya, relatif stabil.

Lantas, lanjut dia, bila dilihat secara keseluruhan bisa disimpulkan untuk stok di Pasar Induk Kramat Jati sangat cukup dalam menghadapi Ramadan dan Lebaran 2025.

Baca juga:

Cakupan Pasar Murah Food Station Tjipinang Jaya Saat Ramadan 2025 Bakal Meluas

"Yang juga menjadi perhatian kami adalah bukan hanya di Pasar Induk Kramat Jati, tapi juga di tempat-tempat lain," jelas dia.

Selain meninjau Pasar Induk Kramat Jati, Pramono juga melepas 10 armada Pasar Murah yang akan mendistribusikan bahan pokok langsung ke warga Jakarta.

Ia menjelaskan, program itu bertujuan memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau setiap hari di 296 titik, terutama pada saat HBKN. Setiap harinya, ada 10 armada yang beroperasi menjangkau titik tersebut.

"Hari ini setiap hari kita memberangkatkan 10 truk untuk melakukan subsidi di daerah-daerah, di tempat-tempat yang kemudian misalnya mengalami kekurangan stok seperti yang tadi barusan kita lihat bersama," tutupnya.

Baca juga:

5 Poin Jaga Stabiltas Harga Pangan Jelang Lebaran

Harga Cabai dan Bawang per 9 Maret 2025

1. Harga

- Cabai Merah Kriting : Rp 27.000/kg (+1.000)
- Cabai Merah Besar : Rp 53.000/kg (+3.000)
- Cabai Rawit Merah : Rp73.000/kg (-2.000)
- Cabai Rawit Hijau : Rp 40.000/kg (-2.000)
- Bawang Merah : Rp 36.000/kg (-1.000)
- Bawang Putih : Rp34.000/kg (Tetap)

2. Pasokan

- Cabai Merah Kriting : 33 Ton
- Cabai Merah Besar : 4 Ton
- Cabai Rawit Merah : 22 Ton
- Cabai Rawit Hijau : 12 Ton
- Bawang Merah : 101 Ton
- Bawang Putih : 18 Ton. (Asp)

#Harga Bahan Pokok #Info Ramadhan #Pramono Anung #Cabai
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Isu Tarif Parkir Rp60 Ribu Merebak, Pramono: Bukan Angka Pemprov DKI Jakarta
Suasana parkir motor basement di Kawasan Blok-M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 25 Agustus 2026
Isu Tarif Parkir Rp60 Ribu Merebak, Pramono: Bukan Angka Pemprov DKI Jakarta
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai dijadwalkan diresmikan 26 Agustus 2026. Tarif sementara tetap Rp 5.000 hingga Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan 26 Agustus 2026, Prabowo Disebut Hadir
LRT Velodrome-Manggarai diresmikan 26 Agustus 2026. Presiden RI, Prabowo Subianto, kemungkinan hadir.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan 26 Agustus 2026, Prabowo Disebut Hadir
Gubernur DKI Pramono Tinjau Stasiun LRT Manggarai Jelang Peresmian, Pastikan Tarif Rp5.000
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukang tapping tiket pintu keluar di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Senin (24/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 24 Agustus 2026
Gubernur DKI Pramono Tinjau Stasiun LRT Manggarai Jelang Peresmian, Pastikan Tarif Rp5.000
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa angka tarif parkir hingga Rp60.000 per jam bukan berasal dari Pemerintah Provinsi.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Agustus 2026
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Viral 5 Mobil Terobos CFD Sudirman-Thamrin, Pramono Langsung Turun Tangan
Viral lima mobil menerobos CFD Sudirman-Thamrin pada Minggu (23/8) lalu. Identitasnya kini sedang diburu.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
Viral 5 Mobil Terobos CFD Sudirman-Thamrin, Pramono Langsung Turun Tangan
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan diresmikan Prabowo pada 26 Agustus. Layanan ini diproyeksikan melayani hingga 80 ribu penumpang per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
Izinkan Warga Pati Demo 27 Agustus di DPR, Pramono Berpesan Jangan Rusak Fasilitas Publik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung izinkan warga Pati demo di DPR RI pada 27 Agustus 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Izinkan Warga Pati Demo 27 Agustus di DPR, Pramono Berpesan Jangan Rusak Fasilitas Publik
Gubernur Pramono Perintahkan Pedagang Induk Kramat Jati Pindah Jualan di Dalam Pasar
Sebanyak 110 personel gabungan dikerahkan untuk menertibkan para pedagang kaki lima yang beraktivitas di trotoar dan badan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Gubernur Pramono Perintahkan Pedagang Induk Kramat Jati Pindah Jualan di Dalam Pasar
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Bagikan