MerahPutih.com - Puasa Arafah menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idul Adha.
Ibadah yang dilakukan setiap 9 Dzulhijjah ini memiliki banyak keutamaan. Salah satunya diyakini dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Karena itu, banyak umat Muslim mulai mempersiapkan diri untuk menjalankan puasa Arafah dengan baik, mulai dari memahami niat hingga tata cara pelaksanaannya.
Bacaan Niat Puasa Arafah
Berikut bacaan niat puasa Arafah:
Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillaahi ta’aala.
Artinya: “Aku berniat puasa Arafah karena Allah Ta’ala.”
Niat puasa sebenarnya cukup diucapkan dalam hati. Namun membaca lafaz niat dapat membantu memperkuat kesungguhan seseorang dalam beribadah kepada Allah SWT.
Baca juga:
Puasa Sunnah Dzulhijjah 2026: Ini Jadwal, Niat, dan Amalan yang Dianjurkan
Rukun dan Tata Cara Puasa Arafah
Agar puasa Arafah berjalan dengan sempurna, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan umat Muslim.
1. Meneguhkan Niat Puasa
Niat menjadi fondasi utama dalam setiap ibadah, termasuk puasa Arafah.
Niat dilakukan sebelum menjalankan puasa sebagai bentuk kesungguhan untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2. Melakukan Sahur
Meski hukumnya tidak wajib, sahur sangat dianjurkan saat menjalankan puasa Arafah.
Sahur juga termasuk sunnah Rasulullah SAW yang membawa keberkahan bagi umat Muslim. Disarankan mengonsumsi makanan bergizi dan cukup air agar tubuh tetap kuat hingga waktu berbuka.
Baca juga:
Doa Buka Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap: Niat, Jadwal, dan Keutamaan
3. Menahan Makan dan Minum
Sama seperti puasa pada umumnya, umat Muslim wajib menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
Karena itu, penting untuk memperhatikan jadwal imsak dan waktu berbuka agar puasa berjalan dengan benar.
4. Menjaga Diri dari Perbuatan Buruk
Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga perilaku.
Orang yang berpuasa dianjurkan menjauhi ucapan kotor, amarah, hingga perbuatan yang tidak disukai Allah SWT.
Sebaliknya, puasa Arafah sebaiknya diisi dengan memperbanyak amal ibadah seperti berzikir, membaca Al-Quran, bersedekah, dan melaksanakan salat sunnah. (Tka)

