MerahPutih.com - Kabar baik bagi masyarakat yang akan melakukan mudik Lebaran 2026. Pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon tarif transportasi pada periode libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan total anggaran stimulus transportasi tersebut mencapai Rp 911,16 miliar, yang bersumber dari APBN dan non-APBN.
“Pada tahun ini dalam rangka libur hari besar nasional pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi total anggarannya Rp911,16 miliar berasal dari APBN maupun non-APBN,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).
Menurut Airlangga, kebijakan diskon transportasi sebelumnya terbukti efektif meningkatkan mobilitas masyarakat. Pada Lebaran 2025, mobilitas masyarakat mencapai 154,62 juta orang, sedangkan pada periode Natal dan Tahun Baru 2026 mencapai 110,43 juta orang.
Baca juga:
Pemerintah Berikan Beragam Stimulus Jelang Idulfitri 2026, Berikut Daftarnya
Pemerintah memberikan diskon transportasi di berbagai moda dengan rincian sebagai berikut:
Kereta api
- Diskon tarif: 30 persen
- Periode: 14–29 Maret 2026
- Target: 1,2 juta penumpang
Angkutan laut (PT Pelni)
- Diskon tarif: 30 persen
- Periode: 11 Maret–5 April 2026
- Target: 445 ribu penumpang
Penyeberangan (ASDP)
- Diskon: 100 persen jasa kepelabuhanan
- Periode: 12–31 Maret 2026
- Target: 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang
Transportasi udara
- Diskon tiket: 17–18 persen kelas ekonomi domestik
- Periode: 14–29 Maret 2026
- Target: 3,3 juta penumpang
Baca juga:
Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Menag Imbau Masjid Layani Pemudik Tanpa Diskriminasi
“Angkutan udara untuk periode 14 sampai 29 Maret 2026 dengan diskon tarif antara 17–18 persen untuk kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri targetnya 3,3 juta penumpang,” ujar Airlangga.
Program ini diharapkan dapat mendukung kelancaran arus mudik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi selama periode libur Idulfitri. (Knu)