MERAHPUTIH.COM - PERSIAPAN mudik Lebaran 2026 terus dimatangkan. Salah satunya kesiapan transportasi pesawat. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta semua operator penerbangan meningkatkan kualitas pesawat saat mudik Lebaran nanti.
Hal tersebut disampaikan Menhub Dudy dalam acara CEO Safety Meeting 2026 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan Jakarta. Menurut Menhub Dudy, tanpa keselamatan, tidak akan ada konektivitas, pertumbuhan ekonomi, dan kepercayaan publik. Itu berarti keselamatan merupakan fondasi pembangunan nasional.
Jika keselamatan terganggu, distribusi logistik, pariwisata, investasi akan ikut terganggu serta reputasi Indonesia di mata dunia turut terdampak.
"Oleh karena itu, keselamatan penerbangan merupakan bagian dari strategi besar pembangunan bangsa. Keselamatan harus menjadi prioritas utama industri penerbangan nasional," kata Menhub dalam keterangannya, Kamis (26/2).
Sistem keselamatan juga menjadi salah satu wujud reputasi negara dalam keselamatan transportasi. Industri penerbangan merupakan simbol teknologi, profesionalisme, dan standar keselamatan tinggi. Oleh karena itu, keselamatan penerbangan tidak boleh dipandang sebagai isu teknis semata, tapi sebagai isu strategis yang menyangkut kredibilitas bangsa.
"Keselamatan bukan sekedar pemenuhan regulasi, melainkan komitmen moral dan tanggung jawab hukum. Setiap kebijakan perusahaan harus berpijak pada prinsip bahwa keselamatan merupakan prioritas utama,” ujar Dudy.
Baca juga:
Pelni Siapkan 12 Kapal Menuju Wilayah Maluku Saat Mudik Lebaran 2026
Penegasan ini menjadi bagian dari langkah penguatan sistem keselamatan penerbangan sekaligus persiapan menghadapi angkutan Lebaran 2026 yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang. Menhub mengingatkan, dalam waktu dekat, akan terjadi peningkatan pergerakan penumpang dan frekuensi penerbangan saat musim puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.
Menhub meminta maskapai tidak menurunkan standar keselamatan. Pemeriksaan kelaikudaraan, kesiapan awak pesawat, dokumen teknis, prosedur operasional, hingga aspek human factor harus dipastikan memenuhi standar. Saat Lebaran nanti, tekanan operasional akan meningkat. Di titik inilah disiplin keselamatan diuji, tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan dalam menghadapi peak season. Ramp check harus dilaksanakan secara konsisten, menyeluruh, dan tanpa toleransi terhadap penyimpangan.
"Saya meminta para CEO untuk tidak melihat ramp check sebagai beban, tapi sebagai mekanisme perlindungan bersama," tegas Menhub Dudy.(knu)
Baca juga:
Jelang Mudik, Jasamarga Lakukan Perbaikan Jalan Tol Agar Pemudik Nyaman