MerahPutih.com - Volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta dalam arus mudik Lebaran 2025 terus meningkat signifikan.
Berdasarkan pantauan hingga Kamis (27/3) atau H-5 Lebaran, tercatat ratusan ribu kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui empat gerbang tol utama.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan, bahwa berdasarkan data dari Jasa Marga, terjadi lonjakan lalu lintas hingga 13 persen dibandingkan kondisi normal.
“Berdasarkan data yang diterima dari Jasa Marga, realisasi volume lalu lintas kumulatif keluar Jakarta periode H-10 hingga H-5 Idul Fitri 2025 mencapai 955.923 kendaraan,” ujar Irjen Agus dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (27/3).
Baca juga:
Arus Mudik Tinggi, One Way Diberlakukan Mulai KM 70 Tol Cikampek hingga KM 188 Tol Cipali
Lonjakan arus mudik tercatat dari empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikupa (Merak), GT Ciawi (Puncak), GT Cikampek Utama (Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (Bandung).
Dari keempatnya, jalur menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama dan Merak mengalami lonjakan tertinggi.
Rincian Volume Kendaraan yang Meninggalkan Jakarta
– Trans Jawa (GT Cikampek Utama): 282.994 kendaraan
– Arah Merak (GT Cikupa): 284.373 kendaraan
– Arah Bandung (GT Kalihurip Utama): 186.768 kendaraan
– Arah Puncak (GT Ciawi): 201.788 kendaraan
Baca juga:
Cara Mengisi Saldo E-Toll dengan NFC HP untuk Mudik Lebaran 2025
Dengan peningkatan volume kendaraan yang terus terjadi, puncak arus mudik diperkirakan akan berlangsung pada H-3 dan H-2 Lebaran.
Para pemudik diimbau untuk memanfaatkan informasi rekayasa lalu lintas yang berlaku dan mengatur perjalanan dengan bijak untuk menghindari kemacetan ekstrem. (knu)

