KAI Berangkatkan 15.706 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026, Kereta Api Jadi Pilihan Utama Hindari Macet

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 17 Maret 2026
KAI Berangkatkan 15.706 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026, Kereta Api Jadi Pilihan Utama Hindari Macet

Belasan ribu orang ikut mudik gratis Lebaran 2026. Foto: MerahPutih/Kanu

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberangkatkan 15.706 peserta mudik gratis selama angkutan Lebaran 2026.

Kini, KAI memberangkatkan 480 peserta mudik gratis dari Stasiun Pasarsenen menuju Semarang Tawang menggunakan KA Tawang Jaya Premium (KA 178B), Selasa (17/3).

Kereta api tersebut telah berangkat pukul 06.45 WIB dengan layanan kelas Ekonomi sebagai bagian dari dukungan KAI pada program mudik gratis di masa Angkutan Lebaran 2026.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengungkapkan, bahwa pemberangkatan peserta mudik gratis ini merupakan bagian dari kontribusi KAI dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.

“Ini sekaligus mempertegas peran kereta api sebagai moda transportasi massal yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat,” ujar Anne di Jakarta, Selasa (17/3).

Baca juga:

Korlantas Polri Mulai Terapkan One Way Tahap Pertama, Arus Mudik Tol Trans Jawa Padat

Peserta mayoritas berangkat ke tujuan Yogyakarta, Semarang, Solo, Purwokerto, Surabaya dan Malang.

Secara lebih luas, KAI juga mendukung pelaksanaan program mudik gratis yang diselenggarakan bersama pemerintah, BUMN, dan berbagai instansi lainnya.

Capaian ini memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan mudik gratis berbasis transportasi massal yang memiliki kapasitas besar, jadwal perjalanan yang pasti, serta mendukung perjalanan mudik yang lebih aman dan bebas dari kemacetan di jalan raya.

Anne menambahkan, dukungan KAI terhadap program mudik gratis juga menjadi bagian dari upaya mendorong pengalihan perjalanan mudik masyarakat dari kendaraan pribadi ke kereta api.

Baca juga:

3,1 Juta Tiket Kereta Lebaran 2026 Terjual, KAI Catat Permintaan Terus Meningkat

Langkah ini penting untuk mendukung keselamatan perjalanan, mengurangi kepadatan lalu lintas pada jalur-jalur utama mudik, serta menciptakan mobilitas Lebaran yang lebih lancar dan terkendali.

“Melalui program mudik gratis ini, KAI ingin memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang andal, sekaligus mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026 secara keseluruhan,” jelas Anne.

Anne menambahkan, minat masyarakat tersebut berjalan seiring dengan komitmen KAI dalam menjaga kualitas layanan operasional.

Selama Februari 2026, kinerja On Time Performance perjalanan KA penumpang tercatat 99,84 persen untuk keberangkatan dan 97,61 persen untuk kedatangan.

Kinerja operasional tersebut menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kereta api, terutama pada periode mudik ketika ketepatan waktu, keselamatan, dan kenyamanan menjadi kebutuhan utama pelanggan. (knu)

#Mudik 2026 #Lebaran 2026 #Arus Mudik #PT KAI #Kereta Api
Bagikan

Berita Terkait

Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
KA Rajabasa Lampung–Palembang kini hadir dengan kereta ekonomi premium modifikasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Layanan urban berbasis listrik KAI Group menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan modern.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
PT KAI menyusun strategi Net Zero Emission untuk mendukung target NZE Indonesia 2060. Fokus utama meliputi elektrifikasi jalur rel hingga penghijauan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Saat ini, panel surya yang terpasang di berbagai stasiun, balai yasa, depo, dan fasilitas operasional lainnya telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
PT KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 21,56 juta ton selama Januari-Mei 2026. Pada Mei saja, volume distribusi menembus 4,93 juta ton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
DPR mendukung pembangunan jalur kereta api Banda Aceh-Bandar Lampung. KAI pun diminta tak mengabaikan jalur lama.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut dengan merencanakan perjalanan lebih awal sehingga memperoleh pilihan jadwal dan tujuan yang sesuai kebutuhan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
PT KAI menutup 116 dari 172 perlintasan sebidang berisiko tinggi. Data menunjukkan 1.074 kecelakaan terjadi sejak 2023, mayoritas di perlintasan tidak terjaga.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
Bagikan