Jelang Ramadan, Pemprov DKI Diminta Tindak Tegas Penjual Makanan yang Pakai Bahan Berbahaya
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno meninjau cold storage Perumda Dharma Jaya di Jalan Raya Penggilingan, Cakung. (foto: Pemprov DKI)
MerahPutih.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, meminta Pemprov untuk menindak tegas penjual atau pengedar produk makanan yang mengandung bahan kima berbahaya menjelang Ramadan hingga Idulfitri 2025/1446 Hijriah.
"Sanksi terhadap penjual atau pengedar produk yang mengandung bahan kimia berbahaya," kata Dwi Rio di Jakarta, Kamis (27/2).
Ia pun mendesak Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan pengawasan pangan menjelang Ramadan hingga Lebaran.
Menurut dia, pengawasan produk pangan pertanian, peternak, dan perikanan harus lebih dilakukan di setiap pasar.
Baca juga:
Pemerintah Janji Bahan Pokok Bajiri Pasar Saat Ramadan, Harga Dijamin Murah
"Sosialisasi intensif dan masif baik kepada pedagang maupun pembeli,” ujar Rio.
Jadi, Pemprov DKI diminta memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahayanya produk pangan yang memiliki dampak yang cukup berbahaya bagi tubuh.
"Hal itu sebagai upaya menimbulkan efek jera bagi produsen maupun pedagang," tambah Rio.
Baca juga:
Jual di Atas HET Saat Ramadan, Izin Pengusaha Komoditas Pangan Bakal Dibekukan
Selain itu, Rio mengusulkan Pemprov DKI melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pasar-pasar. Tentu hal itu sebagai upaya pencegahan peredaran produk pangan berbahaya.
"Lakukan Sidak di berbagai pasar tradisional. Termasuk pasar tumpah yang ada di Jakarta," tutupnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
DPRD DKI Minta Revitalisasi Pasar Rakyat Jangan Cuma Proyek Seremonial Belaka
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Masih Punya Nilai Ekonomis, Bongkaran Besi Tiang Monorel Dinilai Jadi Urusan Adhi Karya
Bukan Sekadar Bongkar Tiang, Pemprov DKI Jakarta Bakal Melakukan Penataan Drainase di Jalan Rasuna Said
Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis
Prakiraan Cuaca Jakarta 14 Januari: Waspada Hujan Ringan dari Pagi Hingga Siang Hari
3 Warga Cilincing Tewas Tersengat Listrik saat Banjir, DPRD DKI Soroti Anggaran Rp 2,8 Triliun
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen