MerahPutih.com - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Adi Soemarmo memperkirakan, penumpang pesawat di Bandara Adi Soemarmo Boyolali diprediksi naik lima persen. Hal itu dipengaruhi oleh turunnya harga tiket pesawat.
General Manager Bandara Adi Soemarmo, Erick Rofiq Nurdin menyebutkan, pada periode Lebaran ini, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melakukan penurunan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dan Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) sebesar 50% di 37 bandara yang dikelolanya, termasuk Bandara Adi Soemarmo.
Atas dasar itu, ia memprediksi terdapat kenaikan jumlah penumpang dibandingkan dengan periode Lebaran sebelumnya.
“Pemerintah menurunkan tarif PJP2U dan PJP4U. Kami memprediksikan terdapat kenaikan penumpang sebanyak 5% dengan total 89.573 penumpang dan kenaikan pesawat sebesar 5% dengan 704 penerbangan,” ujar Erick, Minggu (23/3).
Baca juga:
KAI Catat 345.017 Pemudik Berangkat dalam 3 Hari Periode Angkutan Lebaran 2025
Ia juga memperkirakan, puncak arus keberangkatan terjadi pada Jumat (28/3) atau H-3 Lebaran. Kemudian, puncak arus balik terjadi pada Senin (7/4) atau H+7 Lebaran.
“Kami harap dengan adanya Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025 yang berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, dapat memenuhi kebutuhan pengguna jasa bandar udara,” katanya
Ia menambahkan, Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025 di Bandara Adi Soemarmo berlaku aktif selama 22 hari atau 21 Maret hingga 11 April 2025.
Sementara itu, Komandan Lanud Adi Soemarmo Marsma TNI, Bambang Juniar Djatmiko menegaskan, pihaknya akan mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan berupa tindakan melawan hukum, seperti ancaman bom maupun sabotase terhadap Angkutan Udara.
Baca juga:
Selain itu, TNI AU Lanud Adi Soemarmo turut mengantisipasi terjadinya malfunction terhadap security system di Bandara Adi Soemarmo.
“Kami juga memastikan para penumpang tidak membawa barang terlarang seperti Narkoba dan bagi para penumpang yang membawa tumbuhan maupun binatang melalui angkutan udara,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

