MerahPutih.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memperkuat kualitas Jalan Tol Jakarta-Cikampek menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Hal itu menjadi bentuk komitmen dalam menjaga standar layanan dan keandalan infrastruktur demi kenyamanan pengguna jalan.
"Pekerjaan pemeliharaan berkala di Ruas Tol Jakarta-Cikampek merupakan bagian dari upaya preventif perusahaan memastikan kualitas perkerasan jalan tetap optimal dan nyaman saat dilalui pengguna jalan," kata Vice President Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Paallo, Selasa (24/2).
Ia menyebutkan, pemeliharaan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk antisipasi terhadap tinggi curah hujan yang masih terjadi serta dalam rangka menghadapi periode Lebaran 2026.
Baca juga:
Jangan Sampai Diputar Balik! Cek Syarat Lolos Check Point Mudik Lebaran 2026 di Tol Cipali
JTT juga memastikan, seluruh pekerjaan direncanakan dan dilaksanakan secara terukur dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan maupun kelancaran lalu lintas.
Pada awal pekan ini, Jasamarga sudah melaksanakan pekerjaan patching hotmix di Ruas Tol Jakarta-Cikampek. Pada Jalur A arah Cikampek, pekerjaan dilakukan di 138 titik yang tersebar mulai Km 10+700 hingga Km 43+850.
Pekerjaan juga dilakukan pada area akses masuk dan keluar yakni On Ramp dan Off Ramp Cikarang Barat 1 guna menjaga kenyamanan serta keamanan pengguna jalan.
"Sementara pada Jalur B atau arah Jakarta, pekerjaan patching hotmix direalisasikan di 133 titik yang tersebar mulai Km 72+350 hingga Km 10+415," tambahnya.
Baca juga:
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Selain itu, perusahaan juga melaksanakan pekerjaan scrapping, filling dan overlay di Km 42+600 hingga Km 42+475 arah Jakarta pada lajur bahu dalam sebagai langkah penguatan struktur perkerasan dan peningkatan kualitas permukaan jalan.
Pihaknya juga merencanakan pekerjaan patching hotmix di Jalur A pada 25 titik yang tersebar mulai Km 19+750 hingga Km 47+050. Serta Jalur B di total 44 titik penanganan mulai dari Km 43+650 sampai dengan Km 02+300.
Ria menambahkan, perencanaan itu merupakan bagian dari siklus pemeliharaan berkala yang dilakukan secara berkesinambungan untuk menjaga kualitas layanan jalan tol.
"Kami secara konsisten melaksanakan pemeliharaan berkala sebagai bentuk komitmen menjaga standar layanan Ruas Jakarta-Cikampek. Pekerjaan ini bersifat preventif agar kualitas perkerasan tetap optimal, terlebih dalam menghadapi potensi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode Ramadhan dan Idul Fitri," katanya.
Baca juga:
Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, DPR Minta BPJT Segera Perbaiki Jalan Tol Berlubang
Ia mengatakan, telah memastikan setiap pekerjaan dilakukan dengan perencanaan matang serta pengaturan lalu lintas yang terkoordinasi.
"Untuk meminimalkan dampak, kami telah melakukan berbagai langkah mitigasi dengan memasang spanduk informasi pekerjaan di lokasi serta penyampaian informasi melalui 'Dynamic Message Sign' sehingga pengguna jalan dapat mengantisipasi dan mengatur perjalanan dengan lebih baik," katanya. (*)