MerahPutih.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten menutup sementara pendaftaran program mudik gratis 2026. Itu menyusul terisinya kuota dalam waktu kurang dari 24 jam sejak dibuka, Rabu (18/2).
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo, pendaftaran mulai dibuka pukul 00.01 WIB melalui laman jawaramudik.bantenprov.go.id.
“Untuk tujuan ke Surabaya, Solo, Yogyakarta, Banyumas dan Tasik jam 01.00 sudah habis, untuk tujuan lain sampai jam 12.00 (sudah habis) dan tadi sore tinggal dari Bandung ke Banten 5 seat,” kata Tri, Kamis (19/2).
Dishub menutup sementara pendaftaran untuk memastikan validitas identitas dan pemenuhan persyaratan administrasi, termasuk kepemilikan KTP Provinsi Banten serta kepastian peserta tidak terdaftar pada program serupa di daerah lain.
“Tidak (akan) ada tambahan kuota, (dibuka kembali) hanya jika ada yang kosong saja,” ujarnya menegaskan dikutip dari Antara.
Baca juga:
Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Bakal DIbuka 22 Februari, Cek Kota Tujuan dan Syarat Lengkapnya!
Dishub Banten juga menyiapkan sanksi peserta yang membatalkan keberangkatan mendekati hari pelaksanaan, termasuk larangan mengikuti program mudik gratis Provinsi Banten pada 2027 bagi pembatalan H-2, sebagai bagian dari upaya menjaga komitmen dan ketertiban pelaksanaan program.
Adapun program mudik gratis tahun ini menyediakan 900 kursi untuk arus mudik dari Banten menuju sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Sumatera. Program ini didukung dengan 20 armada bus.
Rute keberangkatan dari Serang mencakup Kota Palembang (Sumatera Selatan), Kabupaten Banyumas atau Purwokerto dan Kota Surakarta (Solo) di Jawa Tengah, Kota Surabaya (Jawa Timur), serta Kota Tasikmalaya dan Kota Cirebon (Jawa Barat). Untuk tujuan DI Yogyakarta, disediakan tiga bus dengan total 135 kursi.
Sedangkan untuk arus balik, 180 kursi disiapkan menggunakan empat unit bus penjemputan dari luar daerah menuju Banten. Rute arus balik dari Kota Bandung, Jawa Barat, dan Kota Yogyakarta, masing-masing dilayani dua bus berkapasitas 90 kursi.

