Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cegah Kepadatan Arus Mudik, Pegawai Swasta Disarankan WFA dan Dikasih THR Lebih Cepat

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 07 Maret 2025
Cegah Kepadatan Arus Mudik, Pegawai Swasta Disarankan WFA dan Dikasih THR Lebih Cepat

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryo Nugroho. Foto: Dok/Humas Polri

MerahPutih.com - Polri meminta perusahaan swasta untuk memperbolehkan pegawainya bekerja secara remote. Hal ini diperlukan untuk mengurai kepadatan saat arus mudik Lebaran 2025 mendatang.

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryo Nugroho mengatakan, perusahaan swasta bisa mengikuti kebijakan lembaga pemerintah yang memperbolehkan ASN bekerja Work From Anywhere (WFA). Sehingga, pegawai swasta bisa pulang ke kampung halaman lebih cepat.

"Jika banyak perusahaan menerapkannya, dampaknya akan signifikan mengurangi kepadatan mudik," ujar Agus kepada wartawan, Jumat (7/3).

Tak hanya itu, Agus juga menyarankan agar ada percepatan pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi pekerja swasta. Agus menuturkan, jika THR diberikan lebih awal, karyawan bisa merencanakan perjalanan mudik dengan lebih baik.

Baca juga:

Cegah Kepadatan Arus Mudik Lebaran 2025, Korlantas Bakal Mitigasi Tempat-Tempat 'Trouble Spot'

Pemudik bisa mempunyai dana lebih untuk membeli tiket lebih awal atau mengatur perjalanan agar tidak bertumpuk di puncak arus mudik.

"Dengan THR lebih cepat, karyawan dapat mengatur jadwal keberangkatan sebelum puncak arus mudik, serta dapat mengurangi kepadatan transportasi umum," jelas mantan Wakapolda Jawa Tengah ini.

Selain itu, perusahaan swasta bisa juga pengaturan sistem shift atau jam kerja lebih fleksibel agar karyawan bisa menghindari puncak arus mudik.

Seperti bekerja setengah hari atau bekerja lebih awal dari jadwal normal. Jika memungkinkan, perusahaan bisa memberikan opsi cuti lebih awal bagi karyawan yang mudik ke daerah lebih jauh.

Baca juga:

Pemprov DKI Siapkan 520 Bus untuk Mudik Gratis 2025, ini Cara Daftar dan Syaratnya

Menurut Agus, bantuan transportasi atau fasilitas mudik bersama jika banyak perusahaan menerapkannya, dampaknya akan signifikan dalam mengurangi kepadatan arus mudik.

Sekadar informasi, diprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini untuk kendaraan yang keluar dari Jakarta terjadi pada H-3 atau 28 Maret 2025.

Jumlahnya diperkirakan mencapai 232.401 kendaraan, atau mengalami peningkatan hingga 50 persen dibanding lalu lintas normal.

Sementara untuk puncak arus balik, atau kendaraan menuju Jakarta, diperkirakan terjadi pada H+5 Lebaran atau 6 April 2025, dengan jumlah 276.006 kendaraan, naik 62 persen dari lalu lintas normal. (knu)

#THR #Arus Mudik #Info Mudik #Work From Anywhere
Bagikan

Berita Terkait

Sosiolog UMM Bongkar Sisi Gelap WFH Saat Krisis Energi Melanda, Picu Konflik Sosial Baru
Masyarakat yang sudah terbiasa dengan fleksibilitas pascapandemi cenderung mengubah WFH menjadi Work From Anywhere (WFA)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 April 2026
Sosiolog UMM Bongkar Sisi Gelap WFH Saat Krisis Energi Melanda, Picu Konflik Sosial Baru
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Sejumlah bus penumpang dari berbagai daerah baik dari Pulau Jawa maupun Sumatera terus berdatangan, pada Minggu (30/3)
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan karakteristik operasional perjalanan kereta api jarak jauh.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Turun 7,8 Persen, Ada 265 Korban Jiwa
Sigit mengatakan jumlah kasus kecelakaan yang berujung korban jiwa juga menurun sebanyak 112 kasus dengan total sebanyak 265 korban jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Turun 7,8 Persen, Ada 265 Korban Jiwa
Tol Serang-Panimbang Layani 150 Ribu Kendaraan Pemudik, Korban Tewas 1 Rusa
Pengendara mobil selamat dan dalam kondisi sehat, sedangkan mobil mengalami penyok di bagian depan
Wisnu Cipto - Sabtu, 28 Maret 2026
Tol Serang-Panimbang Layani 150 Ribu Kendaraan Pemudik, Korban Tewas 1 Rusa
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Pramono Anung juga memberikan tanggapan soal penerapan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Lebaran 2026 Pecahkan Rekor Baru! Puncak Arus Mudik Tertinggi Sepanjang Sejarah Pulau Jawa
Jalan Tol Trans Jawa juga mencatat rekor tertinggi arus kendaraan melintas mencapai 175.754 kendaraan
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
Lebaran 2026 Pecahkan Rekor Baru! Puncak Arus Mudik Tertinggi Sepanjang Sejarah Pulau Jawa
Mudik Lebaran 2026, Terjadi 198 Kecelakaan dengan 18 Orang Meninggal dan Kerugian Mencapai Setengah Miliar Rupiah
Tercatat pula sebanyak 497 pelanggaran lalu lintas selama periode mudik Lebaran 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Maret 2026
Mudik Lebaran 2026, Terjadi 198 Kecelakaan dengan 18 Orang Meninggal dan Kerugian Mencapai Setengah Miliar Rupiah
Arus Balik Jakarta Membeludak, Skema Contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 70-47 Resmi Berlaku
Selain pengaturan jalur, Jasa Marga menekankan pentingnya kesiapan fisik pengendara dan kelaikan kendaraan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Arus Balik Jakarta Membeludak, Skema Contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 70-47 Resmi Berlaku
Tol Fungsional Japek II Dioperasikan saat Arus Balik Lebaran 2026, Perjalanan Bandung- Jakarta Tak Lagi Lintasi Tol Cipularang
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk tetap waspada dan menjaga batas kecepatan mengingat status jalur yang masih fungsional
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Tol Fungsional Japek II Dioperasikan saat Arus Balik Lebaran 2026, Perjalanan Bandung- Jakarta Tak Lagi Lintasi Tol Cipularang
Bagikan