Arus Mudik Lebaran 2025 di Stasiun Gambir dan Pasarsenen Diprediksi Melonjak
Arus mudik lebaran 2025 di stasiun diprediksi ramai. Foto: MerahPutih.com/Kanu
MerahPutih.com - Animo pemudik kereta api pada periode Angkutan Lebaran tergolong tinggi. Hingga Rabu (19/3) pagi, jumlah keseluruhan tiket kereta api yang telah terjual mencapai 2.239.357 tiket.
“KAI melihat adanya lonjakan permintaan pada beberapa tanggal keberangkatan favorit, terutama dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen, yang bahkan sudah melampaui okupansi 100 persen,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/3).
Pada beberapa tanggal keberangkatan, okupansi KA Jarak Jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasarsenen telah melebihi 100 persen berikut datanya:
Baca juga:
Arus Mudik Kereta Api Dimulai 22 Maret, Okupansi Penumpang di Stasiun Pasar Senen Tembus 101 Persen
Keberangkatan KA dari Stasiun Gambir
1.27 Maret 2025: 103% (21.410 dari 20.753 tempat duduk)
2.28 Maret 2025: 108% (22.490 dari 20.758 tempat duduk)
3.29 Maret 2025: 107% (22.246 dari 20.746 tempat duduk)
4.30 Maret 2025: 102% (21.150 dari 20.758 tempat duduk)
Baca juga:
808 Ribu Tempat Duduk Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tersedia untuk Pemudik saat Lebaran
Keberangkatan KA dari Stasiun Pasarsenen
1.21 Maret 2025: 108% (26.928 dari 24.964 tempat duduk)
2.22 Maret 2025: 111% (27.754 dari 24.964 tempat duduk)
3.23 Maret 2025: 111% (27.783 dari 24.964 tempat duduk)
4.24 Maret 2025: 109% (27.179 dari 24.964 tempat duduk)
5.25 Maret 2025: 111% (27.782 dari 24.964 tempat duduk)
6.26 Maret 2025: 111% (27.662 dari 24.964 tempat duduk)
7.27 Maret 2025: 119% (29.678 dari 24.964 tempat duduk)
8.28 Maret 2025: 130% (32.498 dari 24.963 tempat duduk)
9.29 Maret 2025: 121% (30.227 dari 24.954 tempat duduk)
10.30 Maret 2025: 113% (28.112 dari 24.962 tempat duduk)
11.31 Maret 2025: 116% (28.992 dari 24.964 tempat duduk)
12.1 April 2025: 118% (29.573 dari 24.964 tempat duduk)
13.2 April 2025: 114% (28.566 dari 24.964 tempat duduk)
Baca juga:
Puncak Arus Mudik 28-31 Maret, Penumpang Kereta Jarak Jauh Diprediksi Melonjak Ketimbang Tahun Lalu
Tingkat okupansi kereta api yang melebihi angka 100 persen disebabkan adanya penumpang dinamis, yaitu penumpang yang turun-naik antara stasiun awal dengan stasiun tujuan akhir.
“Kami terus memantau tren pemesanan tiket dan akan mengoptimalkan layanan guna mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan pada periode Angkutan Lebaran tahun ini,” tambah Anne.
Sementara untuk pelanggan yang belum mendapatkan tiket pada tanggal keberangkatan favorit, KAI menyarankan agar mencari alternatif tanggal lainnya atau memilih perjalanan dengan jadwal keberangkatan yang masih tersedia.
“Pemantauan ketersediaan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI dan web booking.kai.id,” tutup Anne. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Long Weekend Isra Mikraj, KRL Yogyakarta-Palur Tambah 4 Perjalanan
Penumpang Kereta Meningkat saat Libur Isra Mikraj, Ini 10 Stasiun Tersibuk
Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Okupansi Tiket Kereta Api Baru 46 Persen
Long Weekend Isra Miraj 2026, Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung 'Anjlok'
Long Weekend Isra Miraj, Warga Jabodetabek Ramai Booking Tiket ke Yogyakarta dan Bandung
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Tiket Kereta Laris Saat Libur Isra Mikraj, Okupansi Tembus 53 Persen
Cuaca Ekstrem Landa Jakarta, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Tetap Normal
DPR Desak KAI Tindak Tegas Oknum Petugas yang Diduga Bocorkan Data Penumpang
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api