Hikayat

Tausyiah

Info Ramadan

Kuliner

Quran

Info Imsakiyah

Jadwal Sholat

Berita Indonesia

Tim Pengawas Haji Ingatkan Pemerintah Pantau Kesehatan Jemaah Terkait Hantavrus

Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Mei 2026

MerahPutih.com - Hantavirus saat ini menjadi isu yang sedang berkembang di dunia, setelah ada banyak temuan di berbagai negara.

Tim Pengawas Haji DPR RI mengimbau jemaah calon haji Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Hantavirus menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 H.

Anggota Timwas Haji DPR, Eem Marhamah Zulfa Hiz menilai, kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama bagi jemaah yang memiliki riwayat gangguan paru-paru.

“Kesehatan menjadi yang utama agar ibadah haji bisa berjalan dengan baik dan mabrur,” ujarnya kepada wartawan di Tangerang, Banten dikutip Minggu (17/5).

Baca juga:

Ancaman Virus Hanta Mengintai Wilayah Urban, DPR RI Desak Penguatan Edukasi

Timwas DPR meminta jemaah untuk menjaga kebersihan, menggunakan masker di tempat umum, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Meski penyebaran Hanta Virus dinilai tidak seganas pandemi COVID-19, langkah antisipasi tetap wajib dilakukan.

“Yang paling utama adalah menjaga imunitas tubuh. Karena ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Ada tawaf, aktivitas berjalan jauh, dan berbagai rangkaian ibadah lain yang membutuhkan tenaga,” kata Eem.

Terkait jemaah yang sedang sakit di Madinah, tim kesehatan bersama Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) disebut terus memberikan perawatan intensif.

Penanganan dilakukan melalui pemberian obat-obatan, dukungan psikologis, hingga doa agar jemaah dapat segera pulih dan melanjutkan perjalanan ke Makkah.

“Sekarang harus mulai jaga kesehatan, jaga imun, makan makanan sehat, dan menjaga kebugaran agar ketika puncak haji nanti bisa optimal tanpa terganggu masalah kesehatan,” tutup Eem.

Puncak ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 9 Zulhijah atau sekitar 26 Mei 2026. Jemaah untuk memanfaatkan waktu yang ada dengan menjaga pola makan, kebugaran, dan kesehatan fisik. (Knu)

Baca Artikel Asli